Jakarta, Kabar SDGs – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) secara resmi mengubah nama Halte Pasar Senen menjadi Halte Senen Toyota Rangga. Perubahan ini merupakan bagian dari kerjasama strategis dengan PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui inisiatif hak penamaan untuk halte tersebut.
“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan memberikan dukungan nyata bagi para pelaku usaha di area Senen,” kata Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta.
Halte ini melayani banyak rute layanan, termasuk BRT Koridor 2 (Pulo Gadung–Monas), rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya), rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih), Koridor 14 (Jakarta International Stadium–Senen), serta angkutan umum terintegrasi Non-BRT rute 14B (Tanjung Priok–Senen via JIS).
Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta, menegaskan bahwa kolaborasi dengan program hak penamaan ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara penyedia transportasi dan industri otomotif dalam meningkatkan kualitas layanan mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Jakarta.
Ia optimis bahwa kolaborasi strategis ini akan dapat mendorong terciptanya ekosistem transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan, serta menciptakan suasana perkotaan yang lebih dinamis dan hidup.
Sebelumnya, Transjakarta juga telah menjalin kerja sama hak penamaan dengan grup musik D’Masiv, yang mengubah nama Halte Petukangan Utara menjadi Halte Petukangan D’Masiv. Halte ini terletak di Koridor 13 dan dekat dengan markas grup musik tersebut, yang berada di Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, lima halte lainnya juga telah menerapkan program hak penamaan, antara lain Halte Bundaran HI Astra, Halte Senayan Bank DKI, Halte Widya Chandra Telkomsel, Halte Cawang Sentral 1 Polypaint, dan Halte Swadarma Paragon Corp.












Discussion about this post