• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Kemenkop UKM Pastikan Temu tidak Masuk Indonesia

by SDGS Admin
2 Oktober 2024
Aplikasi dari Cina Temu

Aplikasi dari Cina Temu

32
SHARES
197
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) akan memastikan e-commerce dari China, Temu, tidak datang ke Indonesia.

Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Kementerian Bisnis dan Industri Kecil dan Menengah, Fiki Sattari mengatakan, rencana Temu masuk ke Indonesia akan berdampak buruk bagi usaha kecil dan menengah desa jika masuk ke Tanah Air. Platform digital asal Tiongkok ini dapat memfasilitasi transaksi langsung antara pabrik di Tiongkok dengan pelanggan di negara tujuan, kata Fiki dalam keterangannya, Rabu (10/02/2024).

BACA JUGA

China Kembangkan Mesin Rotary Berdaya Tinggi

China Kembangkan Mesin Rotary Berdaya Tinggi

24 Desember 2025
China Wajibkan Influencer Punya Sertifikat Resmi untuk Bahas Topik Sensitif

China Wajibkan Influencer Punya Sertifikat Resmi untuk Bahas Topik Sensitif

5 November 2025
Viktima Inovasi Unigal untuk Lindungi Korban Kekerasan di Kampus

Viktima Inovasi Unigal untuk Lindungi Korban Kekerasan di Kampus

25 September 2025

Dibuat oleh mantan insinyur Google Colin Huang, layanan e-commerce ini didasarkan pada konsep penjualan langsung dari pabrik ke konsumen tanpa penjualan, broker, distributor atau afiliasi, sehingga tidak ada komisi mentah. Selain itu, bonus yang ditawarkan oleh platform ini berarti produk yang tersedia sangat rendah.

Fiki mengatakan, aplikasi tersebut sudah masuk ke beberapa negara seperti Amerika dan Eropa, serta mulai merambah ke Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia.

“Jadi harus hati-hati jangan sampai masuk ke Indonesia,” ujarnya. Sejak September 2022, Temu sudah tiga kali mengajukan pendaftaran merek di Indonesia. Bahkan, tambahnya, aplikasi Temu juga sudah mengajukan pendaftarannya ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) pada 22 Juli 2024.

Namun upaya tersebut gagal karena ada perusahaan lain asal Indonesia dengan nama yang sama yang sebagian besar mirip dengan KBLI.

Fiki berharap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan pemangku kepentingan lainnya dapat bekerja sama untuk menghentikan program ini masuk ke Indonesia. Hal ini diperlukan untuk melindungi pengusaha dalam negeri, khususnya usaha kecil dan menengah. “Kita tidak boleh malas, kita harus selalu memantau”, tegas Fiki.

Dalam sejarah bisnisnya, Temu telah berhasil menjangkau 48 negara, termasuk Thailand dan Malaysia. Menurut laporan Outlook 2024 E-commerce Asia Tenggara yang diterbitkan oleh TMO Group, Temu diluncurkan di 48 negara di seluruh dunia pada bulan Desember 2023, dengan sekitar 120 juta pengguna mencari produk di Temu dengan rata-rata 1,6 juta paket terkirim per hari.

Keuntungan terbesar Temu datang dari Amerika Serikat (AS), di mana 9% orang Amerika membeli Temu tahun lalu. Temu secara konsisten menempati peringkat #1 dalam unduhan di Apple App Store dan Google Play.

Sementara itu, platform e-commerce perusahaan teknologi Tiongkok Pinduoduo, Temu, pertama kali memasuki Asia Tenggara pada 26 Agustus 2023 melalui Filipina. Pada 8 September 2023, proyek ini akan diperluas ke Malaysia.

Share13SendTweet8
Previous Post

STAN Beri Pelatihan dan Pendampingan UKM Siap Ekspor

Next Post

Pemerintah Batam Pastikan Anak di Rumah Singgah Peroleh Akses Pendidikan

Next Post
Rumah Singgah di Kawasan Batam.

Pemerintah Batam Pastikan Anak di Rumah Singgah Peroleh Akses Pendidikan

Pelindo Tanjungpinang Beri Bantuan Kendalikan Stunting

Pelindo Tanjungpinang Beri Bantuan Kendalikan Stunting

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

19 April 2026
Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

19 April 2026
Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

19 April 2026
Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

19 April 2026
Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

18 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.