• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

by SDGS Admin
14 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Surabaya, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan pelacakan kontak dan skrining kesehatan yang dilakukan secara rutin di berbagai wilayah. Hingga Mei 2026, sebanyak 4.191 kasus TBC berhasil teridentifikasi dari puluhan ribu warga yang menjalani pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, mengatakan jumlah tersebut berasal dari estimasi 11.412 kasus TBC yang diperkirakan terjadi sepanjang tahun 2026. Dari total temuan tersebut, sebanyak 4.078 kasus merupakan TBC sensitif obat (SO), sedangkan 113 kasus lainnya termasuk kategori TBC resistan obat (RO).

BACA JUGA

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

17 Juni 2026
Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

Penyakit Kronis Dominasi Kunjungan Pasien RS Adam Malik Sepanjang 2025

22 Januari 2026
Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir

Sumatera Barat Catat Kasus Demam Tertinggi Pascabanjir

7 Desember 2025

“Sampai bulan Mei kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan lebih dari 50 persen target temuan yang diberikan Kementerian Kesehatan kepada Kota Surabaya,” sebut Billy, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya periode Januari hingga Mei 2026, sebanyak 44.088 orang yang diduga mengalami TBC telah menjalani pemeriksaan. Jumlah itu setara dengan 71,54 persen dari target pemeriksaan sebanyak 61.624 orang. Sementara itu, kegiatan skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau sekitar 45,78 persen dari target yang ditetapkan.

Saat ini tercatat 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di berbagai fasilitas kesehatan yang tersebar di Kota Surabaya. Untuk kategori TBC sensitif obat, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai terapi. Sedangkan dari 113 pasien TBC resistan obat yang ditemukan, sebanyak 90 orang atau 79,65 persen telah mendapatkan pengobatan.

Billy menjelaskan bahwa upaya penemuan kasus dilakukan melalui tracing dan screening yang dilaksanakan secara berkala di lima wilayah prioritas setiap pekan. Tracing dilakukan kepada warga yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC, sementara screening ditujukan bagi masyarakat umum yang tidak menunjukkan gejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien.

“Tracing untuk kontak erat, sedangkan screening dilakukan kepada masyarakat yang tidak bergejala dan tidak pernah kontak dengan pasien TBC,” jelasnya.

Selain fokus pada penemuan kasus baru, Dinas Kesehatan Surabaya juga melakukan investigasi kontak terhadap lingkungan pasien. Hingga Mei 2026, sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan. Sebagai langkah pencegahan penularan, terapi preventif juga diberikan kepada 2.729 warga yang tinggal satu rumah dengan pasien TBC.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dokter spesialis paru, serta para residen yang turut mendukung kegiatan pemeriksaan dan penanganan pasien.

Salah satu kegiatan pelacakan dan skrining dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sawah Pulo, Kecamatan Semampir. Pada kegiatan tersebut, petugas memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang memungkinkan deteksi TBC menggunakan sampel air liur atau saliva, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pemeriksaan dahak seperti metode sebelumnya.

“Ada alat pemeriksaan baru. Kalau selama ini harus menggunakan dahak, sekarang cukup dengan saliva atau air liur untuk membantu mendeteksi TBC,” beber Billy.

Ia menambahkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut juga mendapat dukungan dari tim ahli yang berasal dari Cina dan Korea. Setelah pasien dinyatakan positif TBC, pengobatan langsung diberikan melalui puskesmas dan dipantau secara berkelanjutan.

Untuk memastikan pasien menjalani terapi hingga tuntas, Dinas Kesehatan melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, serta tenaga kesehatan lainnya guna memantau kepatuhan pasien selama menjalani pengobatan yang berlangsung dalam jangka waktu cukup panjang.

Hingga saat ini, tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC sensitif obat di Kota Surabaya mencapai 89,36 persen. Sementara angka kematian pasien selama menjalani pengobatan tercatat sebesar 1,80 persen.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Surabaya berharap upaya penanggulangan TBC dapat terus ditingkatkan sehingga mendukung target nasional eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Share8SendTweet5
Previous Post

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

Next Post

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Next Post
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Wagub Tinjau Pengembangan Shrimp Estate Sukamara

Wagub Tinjau Pengembangan Shrimp Estate Sukamara

12 Juli 2026
Museum Negeri Bengkulu Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Museum Negeri Bengkulu Jadi Pusat Edukasi Sejarah

12 Juli 2026
Geopark Sangkulirang Mangkalihat Jalani Verifikasi Nasional

Geopark Sangkulirang Mangkalihat Jalani Verifikasi Nasional

12 Juli 2026
YBM PLN Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

YBM PLN Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

12 Juli 2026
Indonesia dan Singapura Sepakati 26 Kerja Sama Strategis

Indonesia dan Singapura Sepakati 26 Kerja Sama Strategis

11 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    863 shares
    Share 345 Tweet 216

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.