• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home AKADEMIKA

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

by SDGS Admin
15 Juni 2026
FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Malang, Kabar SDGs – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya kembali menambah jajaran profesor melalui pengukuhan dua guru besar baru, yakni Prof. Defri Yona, S.Pi., M.Sc.Stud., D.Sc. dalam bidang Pencemaran Laut serta Prof. Ir. Bambang Semedi, M.Sc., Ph.D. dalam bidang Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Kelautan. Pengukuhan keduanya dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Brawijaya di Gedung Samantha Krida pada Rabu (10/6/2026).

Penambahan dua profesor tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas akademik, penelitian, dan inovasi di lingkungan FPIK UB, khususnya pada bidang ilmu kelautan dan perikanan. Dengan dikukuhkannya Prof. Defri Yona, Program Studi Ilmu Kelautan kini memiliki tiga guru besar aktif yang diharapkan mampu memperkuat pengembangan keilmuan di masa mendatang.

BACA JUGA

USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

4 Mei 2026
ITB STIKOM Bali Kukuhkan Guru Besar Analisis Perangkat Lunak

ITB STIKOM Bali Kukuhkan Guru Besar Analisis Perangkat Lunak

9 Februari 2026
IIB Darmajaya Kukuhkan Guru Besar Pertama Bidang Informatika

IIB Darmajaya Kukuhkan Guru Besar Pertama Bidang Informatika

19 September 2025

Dalam acara syukuran pengukuhan yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 FPIK UB, Prof. Defri Yona menegaskan bahwa pencapaian sebagai guru besar bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Menjadi guru besar bukan akhir, tetapi awal. Ini adalah amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Defri.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan pengembangan ilmu pengetahuan yang telah dibangun oleh para akademisi sebelumnya.

“Saat ini Ilmu Kelautan memiliki tiga guru besar. Ini merupakan estafet keilmuan yang dibangun oleh para pendahulu dan harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Pencapaian ini tidak mungkin diraih sendiri. Saya berterima kasih kepada Universitas Brawijaya dan FPIK yang telah menyediakan lingkungan akademik yang memungkinkan kami tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Bambang Semedi yang dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Kelautan menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya hingga mencapai jabatan profesor.

“Dengan ketulusan hati saya mengucapkan terima kasih kepada Prof. Osawa, seluruh tenaga kependidikan, kolega, istri tercinta, dan anak-anak saya yang selalu mendukung perjalanan akademik ini,” ungkap Prof. Bambang.

Sebagai akademisi yang banyak meneliti pemetaan sumber daya kelautan dan teknologi penginderaan jauh, Prof. Bambang terus mendorong pemanfaatan teknologi modern dalam pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Dalam pidato pengukuhannya, ia memperkenalkan konsep MARINESCAPE, sebuah sistem yang menggabungkan teknologi penginderaan jauh dan machine learning untuk membantu memprediksi zona potensial penangkapan ikan di tengah tantangan perubahan iklim.

Dekan FPIK Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Sc. Asep Awaludin Prihanto, S.Pi., M.P., menilai bertambahnya jumlah guru besar menjadi indikator meningkatnya kualitas dan kapasitas akademik fakultas. Menurutnya, hal tersebut juga akan memperkuat kontribusi FPIK UB dalam menghasilkan penelitian dan inovasi yang mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Pengukuhan dua guru besar tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak riset unggulan, memperluas kolaborasi akademik baik di tingkat nasional maupun internasional, serta menghasilkan berbagai inovasi yang dapat menjawab tantangan di bidang pengelolaan lingkungan laut, perubahan iklim, dan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen FPIK Universitas Brawijaya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, inovasi, penanganan perubahan iklim, pelestarian ekosistem laut, serta penguatan kemitraan melalui pengembangan jejaring akademik dan riset yang berkelanjutan.

Share8SendTweet5
Previous Post

Badung Dukung Peluncuran Kapal Pembersih Sampah Perairan

Next Post

Pameran Tibubeneng Sustainable Art Bangun Kepedulian Lingkungan

Next Post
Pameran Tibubeneng Sustainable Art Bangun Kepedulian Lingkungan

Pameran Tibubeneng Sustainable Art Bangun Kepedulian Lingkungan

MERI dan Crux Education Dirikan Platform Pendidikan Internasional

MERI dan Crux Education Dirikan Platform Pendidikan Internasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali, Keselamatan Tetap Prioritas Utama

30 Juli 2026
Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

Bupati Jember Ajak Pelajar Prioritaskan Pendidikan

30 Juli 2026
Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

Awarding PortPress 2026, Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026
Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

Warga di Cilegon Mulai Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih

30 Juli 2026
Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

30 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1531 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1283 shares
    Share 513 Tweet 321

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.