• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
23 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

by SDGS Admin
19 April 2026
Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe
23
SHARES
145
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sidoarjo, Kabar SDGs – Kenaikan harga kedelai impor mulai dirasakan dampaknya oleh para agen di Desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Setelah momentum Idulfitri 2026, para pembeli disebut mulai mengeluhkan lonjakan harga yang terjadi di pasaran.

Salah satu agen kedelai impor, Muhammad Fardani, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga sudah terlihat sejak menjelang Lebaran. Bahkan setelah hari raya, harga kembali naik sekitar Rp200 per kilogram.

BACA JUGA

Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan

Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan

8 April 2026
Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

Mahasiswa UNIB Dorong Inovasi Kedelai Hitam dan Teknologi Pertanian di Kemumu

22 Juni 2025
Harga Kedelai Tinggi, Kementerian Perdagangan Siap Lakukan Intervensi Khusus

Harga Kedelai Tinggi, Kementerian Perdagangan Siap Lakukan Intervensi Khusus

7 Januari 2023

“ Harga kedelai impor kualitas bagus, saat ini saya jual di harga 10.600 rupiah. Sebelumnya di harga 10.400 hingga 10.500 rupiah,” ucap pria yang akrab disapa Dani.

Kenaikan harga tersebut tidak hanya berdampak pada pembeli, tetapi juga memengaruhi ketersediaan pasokan. Dani mengaku sempat menerima informasi dari distributor terkait keterlambatan pengiriman kedelai akibat kondisi harga yang tidak stabil. Hal serupa juga terjadi di tingkat agen, di mana distribusi yang biasanya rutin setiap pekan sempat mengalami penundaan.

“Saya biasanya diberi tahu oleh distributor jika pasokan kedelai telat. Bahkan di agen sini, juga sempat telat dua harian. Penyebabnya apa, saya juga tidak tahu,” ujar Dani.

Untuk menjaga kelangsungan usahanya, Dani menyiasati kondisi tersebut dengan menyediakan beberapa merek kedelai impor asal Amerika Serikat dengan variasi harga dan kualitas. Langkah ini dilakukan agar pelanggan tetap bisa mendapatkan pasokan meski harus menyesuaikan pilihan produk.

“Disini saya menjual empat merek, hiu, bola, senggigi dan BW. Keempatnya memiliki harga yang berbeda, namun kualitasnya tidak terlalu beda jauh,” jelas Dani.

Ia menambahkan, untuk kualitas unggulan biasanya berasal dari merek hiu dan bola yang banyak digunakan oleh perajin tahu. Sementara jenis senggigi lebih diminati oleh perajin tempe. Harga keempat jenis kedelai tersebut berkisar antara Rp10.450 hingga Rp10.600 per kilogram.

Meski harga kedelai impor terus mengalami kenaikan setiap tahun, para perajin di wilayah tersebut masih enggan beralih ke kedelai lokal. Hal ini menjadi alasan Dani tidak menyediakan stok kedelai dalam negeri, selain karena ketersediaannya yang dinilai terbatas.

“Kalau perajin tahu dan tempe disini, tidak mau pakai kedelai lokal, karena katanya hasil produksinya tidak sebagus jika memakai kedelai impor,”

Dalam operasionalnya, Dani rutin mendatangkan kedelai impor sebanyak sembilan ton setiap pekan. Pelanggannya tidak hanya berasal dari wilayah Sidoarjo, tetapi juga dari luar provinsi hingga luar pulau, yang sebagian besar merupakan perajin tahu dan tempe.

Di tengah kondisi ini, Dani berharap harga kedelai dapat kembali stabil agar para pelaku usaha tetap bisa menjalankan produksinya dengan lancar. Ia menilai keberlangsungan produksi tahu dan tempe sangat penting karena kedua jenis makanan tersebut menjadi sumber protein yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Share9SendTweet6
Previous Post

Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

Next Post

Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Next Post
Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Hijaukan Pesisir, ASDP Tanam 2.500 Mangrove di Pagimana

Hijaukan Pesisir, ASDP Tanam 2.500 Mangrove di Pagimana

23 Juli 2026
KAI Services Hadirkan Layanan Kebersihan Terintegrasi untuk Kenyamanan Pelanggan

KAI Services Hadirkan Layanan Kebersihan Terintegrasi untuk Kenyamanan Pelanggan

23 Juli 2026
Luminor Hotel Hadirkan Liburan Edukatif untuk Anak

Luminor Hotel Hadirkan Liburan Edukatif untuk Anak

23 Juli 2026
Local Hero dari Kabupaten Bungo Didorong Go National

Local Hero dari Kabupaten Bungo Didorong Go National

23 Juli 2026
KemenEkraf dan Komdigi Perkuat Sinergi Kelola Kebijakan AI Nasional 2030

KemenEkraf dan Komdigi Perkuat Sinergi Kelola Kebijakan AI Nasional 2030

23 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.