• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan

by SDGS Admin
8 April 2026
Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan
20
SHARES
128
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

5 Oktober 2026
50 Produk UMKM Pekanbaru Dikurasi Indomaret

50 Produk UMKM Pekanbaru Dikurasi Indomaret

20 September 2026
Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

Menjadi Jembatan Perubahan bagi UMKM

11 September 2026

Balikpapan, Kabar SDGs – Lonjakan harga bahan baku mulai dirasakan pelaku usaha tahu rumahan di sentra produksi Tahu-tempe Somber. Di tengah meningkatnya biaya produksi, para pengusaha memilih bertahan dengan tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap setia.

Kenaikan harga kedelai sebagai bahan utama, ditambah mahalnya plastik untuk kemasan, membuat beban produksi semakin berat. Kondisi ini mendorong para pelaku usaha mencari cara agar usaha tetap berjalan tanpa kehilangan pasar yang sudah dibangun.

Aktivitas produksi di sejumlah tempat masih berlangsung seperti biasa. Namun, tekanan biaya sudah mulai dirasakan, termasuk oleh Sri, salah satu pemilik usaha tahu di kawasan tersebut. Ia mengaku kenaikan harga bahan baku dan kemasan cukup berdampak pada usaha yang dijalankannya.

“Biaya naik dari kedelai sama plastik, tapi produksi masih jalan,” terangnya, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, menaikkan harga bukanlah pilihan yang mudah karena dikhawatirkan akan berpengaruh langsung terhadap jumlah pembeli. Ia memilih menahan harga jual sambil melihat situasi pasar, meskipun harus menghadapi peningkatan biaya produksi.

“Kalau harga dinaikkan terlalu cepat, pembeli bisa berkurang,” tuturnya.

Sementara itu, sebagian pelaku usaha lainnya mulai mengambil langkah dengan menaikkan harga secara bertahap, dari sekitar Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu. Namun, kenaikan tersebut belum mampu menutupi seluruh biaya produksi yang terus meningkat.

“Pasti berkurang, karena bahan baku naik semua,” katanya.

Meskipun keuntungan semakin menipis, para pelaku usaha tetap mempertahankan produksi dan tidak mengurangi tenaga kerja. Mereka berharap harga bahan baku dapat segera stabil agar usaha tahu tempe rumahan tetap bertahan di tengah tekanan biaya yang terus meningkat.

 

Share8SendTweet5
Previous Post

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sembahe

Next Post

Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Next Post
Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Presiden Dorong Kampus Riset Perumahan Nasional

Presiden Dorong Kampus Riset Perumahan Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

8 Oktober 2026
Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

8 Oktober 2026
PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

8 Oktober 2026
Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

7 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3619 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3620 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3566 shares
    Share 1426 Tweet 892
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3597 shares
    Share 1439 Tweet 899
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3916 shares
    Share 1566 Tweet 979

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.