• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan

by SDGS Admin
8 April 2026
Harga Bahan Baku Tekan Usaha Tahu Rumahan
15
SHARES
95
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

11 April 2026
Wingko Rumahan Surabaya Raup Ratusan Ribu

Wingko Rumahan Surabaya Raup Ratusan Ribu

31 Maret 2026
Kuliner Aci Bandung Kian Inovatif

Kuliner Aci Bandung Kian Inovatif

28 Maret 2026

Balikpapan, Kabar SDGs – Lonjakan harga bahan baku mulai dirasakan pelaku usaha tahu rumahan di sentra produksi Tahu-tempe Somber. Di tengah meningkatnya biaya produksi, para pengusaha memilih bertahan dengan tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap setia.

Kenaikan harga kedelai sebagai bahan utama, ditambah mahalnya plastik untuk kemasan, membuat beban produksi semakin berat. Kondisi ini mendorong para pelaku usaha mencari cara agar usaha tetap berjalan tanpa kehilangan pasar yang sudah dibangun.

Aktivitas produksi di sejumlah tempat masih berlangsung seperti biasa. Namun, tekanan biaya sudah mulai dirasakan, termasuk oleh Sri, salah satu pemilik usaha tahu di kawasan tersebut. Ia mengaku kenaikan harga bahan baku dan kemasan cukup berdampak pada usaha yang dijalankannya.

“Biaya naik dari kedelai sama plastik, tapi produksi masih jalan,” terangnya, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, menaikkan harga bukanlah pilihan yang mudah karena dikhawatirkan akan berpengaruh langsung terhadap jumlah pembeli. Ia memilih menahan harga jual sambil melihat situasi pasar, meskipun harus menghadapi peningkatan biaya produksi.

“Kalau harga dinaikkan terlalu cepat, pembeli bisa berkurang,” tuturnya.

Sementara itu, sebagian pelaku usaha lainnya mulai mengambil langkah dengan menaikkan harga secara bertahap, dari sekitar Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu. Namun, kenaikan tersebut belum mampu menutupi seluruh biaya produksi yang terus meningkat.

“Pasti berkurang, karena bahan baku naik semua,” katanya.

Meskipun keuntungan semakin menipis, para pelaku usaha tetap mempertahankan produksi dan tidak mengurangi tenaga kerja. Mereka berharap harga bahan baku dapat segera stabil agar usaha tahu tempe rumahan tetap bertahan di tengah tekanan biaya yang terus meningkat.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sembahe

Next Post

Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Next Post
Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Sumur Minyak Tua Kolok Siap Dihidupkan

Presiden Dorong Kampus Riset Perumahan Nasional

Presiden Dorong Kampus Riset Perumahan Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Tragedi Ujian Sains Siswa Tewas Akibat Ledakan

Tragedi Ujian Sains Siswa Tewas Akibat Ledakan

12 April 2026
Desak Rita Rebut Emas Panjat Tebing Asia 2026

Desak Rita Rebut Emas Panjat Tebing Asia 2026

12 April 2026
Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

Film ROOTS Karya Michael Schindhelm Tayang di Perth

11 April 2026
DPRD Bali Dorong Pulau Menjangan jadi Kawasan Lindung

DPRD Bali Dorong Pulau Menjangan jadi Kawasan Lindung

11 April 2026
DPR Kritik Kebijakan Kenaikan Tiket Pesawat

DPR Kritik Kebijakan Kenaikan Tiket Pesawat

11 April 2026

POPULAR

  • Program P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Buka Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat

    Program P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Buka Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Harga Plastik Naik Tekan UMKM Ini Penyebab dan Dampaknya

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    26 shares
    Share 10 Tweet 7

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.