• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi

by SDGS Admin
17 Januari 2026
Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi
31
SHARES
195
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Pengawasan Sampah

Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Pengawasan Sampah

12 Juni 2026
Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

20 Mei 2026
Heritage Night Run Meriahkan Kawasan Kota Tua Surabaya

Heritage Night Run Meriahkan Kawasan Kota Tua Surabaya

17 Mei 2026

Kota Surabaya, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Surabaya mengklaim pengolahan sampah organik melalui rumah kompos mampu menekan biaya pengangkutan sampah hingga Rp6,73 miliar per tahun. Meski demikian, besarnya timbulan sampah harian menunjukkan persoalan pengelolaan sampah di Kota Pahlawan masih menjadi tantangan serius.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Dedik Irianto menyebutkan, timbulan sampah di Surabaya saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Angka tersebut mencerminkan beban besar yang harus ditangani, baik dari sisi pengurangan sampah di sumber maupun pengolahan di hilir. “Jumlah timbulan sampah di Kota Surabaya sekitar 1.800 ton per hari,” ujar Dedik, Rabu, 14 Januari 2026.

Untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos yang tersebar di berbagai wilayah. Total kapasitas pengolahan sampah organik dari seluruh rumah kompos tersebut mencapai 95,17 ton per hari. Dedik menjelaskan, bahan baku rumah kompos berasal dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, serta sampah sayuran dari pasar yang selama ini menjadi salah satu penyumbang sampah organik terbesar.

Selain rumah kompos, pengelolaan sampah anorganik dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R. Saat ini terdapat 12 TPS 3R di Surabaya dengan kapasitas pengolahan antara 10 hingga 20 ton per hari. Namun, Dedik mengakui residu dari proses tersebut masih cukup besar dan tetap harus dibuang ke TPA Benowo. “Kalau kapasitasnya 10 ton, residunya masih sekitar 5 ton. Itu tetap harus dibuang ke TPA Benowo,” katanya.

DLH Surabaya juga mencatat adanya penghematan anggaran lain dari pengolahan sampah organik, di antaranya pengurangan biaya pengolahan di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per tahun serta efisiensi belanja pupuk untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau. Meski mampu menekan beban anggaran, Dedik mengakui bahwa capaian efisiensi tersebut belum sepenuhnya sebanding dengan besarnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari, sehingga penguatan upaya pengurangan sampah di tingkat masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dikejar.

Share12SendTweet8
Previous Post

Klarifikasi Distribusi Ayam Japfa Pastikan Pasar Lokal Prioritas

Next Post

Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Next Post
Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Layanan BBM Pesawat Resmi Beroperasi di Bandara Notohadinegoro

Layanan BBM Pesawat Resmi Beroperasi di Bandara Notohadinegoro

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bank Bengkulu Perkuat Perlindungan Sosial bagi Atlet

Bank Bengkulu Perkuat Perlindungan Sosial bagi Atlet

8 Agustus 2026
BRI Mulai Program BRIncubator 2026 untuk Perkuat UMKM

BRI Mulai Program BRIncubator 2026 untuk Perkuat UMKM

8 Agustus 2026
Dhika Pacu Jalur Jadi Wajah Kampanye Hyundai Cup 2026

Kia Perkuat Layanan Purna Jual di GIIAS 2026

8 Agustus 2026
Perkuat Jejaring Musik Global Lewat LaLaLa Fest 2026

Perkuat Jejaring Musik Global Lewat LaLaLa Fest 2026

8 Agustus 2026
Gamifikasi untuk Perkuat Promosi Destinasi dan Produk Kreatif Indonesia

Gamifikasi untuk Perkuat Promosi Destinasi dan Produk Kreatif Indonesia

8 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1470 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1750 shares
    Share 700 Tweet 438
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1449 shares
    Share 580 Tweet 362
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1462 shares
    Share 585 Tweet 366
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1469 shares
    Share 588 Tweet 367

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.