• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi

by SDGS Admin
17 Januari 2026
Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi
28
SHARES
173
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Pengawasan Sampah

Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Pengawasan Sampah

12 Juni 2026
Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

Badung Perkuat Pengawasan Sampah Sektor Horeka

20 Mei 2026
Heritage Night Run Meriahkan Kawasan Kota Tua Surabaya

Heritage Night Run Meriahkan Kawasan Kota Tua Surabaya

17 Mei 2026

Kota Surabaya, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Surabaya mengklaim pengolahan sampah organik melalui rumah kompos mampu menekan biaya pengangkutan sampah hingga Rp6,73 miliar per tahun. Meski demikian, besarnya timbulan sampah harian menunjukkan persoalan pengelolaan sampah di Kota Pahlawan masih menjadi tantangan serius.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Dedik Irianto menyebutkan, timbulan sampah di Surabaya saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Angka tersebut mencerminkan beban besar yang harus ditangani, baik dari sisi pengurangan sampah di sumber maupun pengolahan di hilir. “Jumlah timbulan sampah di Kota Surabaya sekitar 1.800 ton per hari,” ujar Dedik, Rabu, 14 Januari 2026.

Untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos yang tersebar di berbagai wilayah. Total kapasitas pengolahan sampah organik dari seluruh rumah kompos tersebut mencapai 95,17 ton per hari. Dedik menjelaskan, bahan baku rumah kompos berasal dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, serta sampah sayuran dari pasar yang selama ini menjadi salah satu penyumbang sampah organik terbesar.

Selain rumah kompos, pengelolaan sampah anorganik dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R. Saat ini terdapat 12 TPS 3R di Surabaya dengan kapasitas pengolahan antara 10 hingga 20 ton per hari. Namun, Dedik mengakui residu dari proses tersebut masih cukup besar dan tetap harus dibuang ke TPA Benowo. “Kalau kapasitasnya 10 ton, residunya masih sekitar 5 ton. Itu tetap harus dibuang ke TPA Benowo,” katanya.

DLH Surabaya juga mencatat adanya penghematan anggaran lain dari pengolahan sampah organik, di antaranya pengurangan biaya pengolahan di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per tahun serta efisiensi belanja pupuk untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau. Meski mampu menekan beban anggaran, Dedik mengakui bahwa capaian efisiensi tersebut belum sepenuhnya sebanding dengan besarnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari, sehingga penguatan upaya pengurangan sampah di tingkat masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dikejar.

Share11SendTweet7
Previous Post

Klarifikasi Distribusi Ayam Japfa Pastikan Pasar Lokal Prioritas

Next Post

Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Next Post
Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tradisi Merohom Bukit Batu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Layanan BBM Pesawat Resmi Beroperasi di Bandara Notohadinegoro

Layanan BBM Pesawat Resmi Beroperasi di Bandara Notohadinegoro

Discussion about this post

NEWS UPDATE

10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

21 Juni 2026
Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

21 Juni 2026
Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Iran Buka Kembali Selat Hormuz

21 Juni 2026
Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku

Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku

21 Juni 2026
Kerupuk Kulit Patin Jadi Andalan Kampung Patin Kampar

Kerupuk Kulit Patin Jadi Andalan Kampung Patin Kampar

21 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    434 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    437 shares
    Share 175 Tweet 109
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    711 shares
    Share 284 Tweet 178

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.