Jakarta, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri pameran seni Art Jakarta Gardens di Hutan Kota Plataran, Jakarta, Selasa (5/5).
Pameran ini menjadi salah satu platform seni kontemporer yang memiliki nilai ekonomi, sosial, sekaligus diplomasi budaya yang relevan di tengah dinamika global.
Diselenggarakan di ruang terbuka, Art Jakarta Gardens tidak hanya menghadirkan seni rupa, tetapi juga dirancang sebagai ruang interaksi publik yang inklusif melalui pertunjukan musik, pendekatan kuratorial yang segar, serta tur edukatif bagi pengunjung.
Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan, pameran ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mendorong ekosistem kreatif.
Ia menilai seni rupa memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi sekaligus instrumen investasi.
“Art ini merupakan salah satu pendorong ekonomi, seni juga mampu menjadi investasi. Harapan kita dari ekonomi kreatif yang ada di sini bisa men-support teman-teman yang ada di dunia art dan juga culture karena Indonesia source codenya adalah budaya. Kalau tak ada source code kebudayaan, maka kreativitas kita tidak akan ada akar yang sangat kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon berpendapat, Art Jakarta Gardens merupakan oase di tengah tantangan geopolitik global. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat hilirisasi kekayaan budaya Indonesia.
“Kehadiran 26 galeri membuka peluang bagi para seniman Indonesia, para perupa Indonesia menampilkan karya-karya terbaik, memperluas jaringan, menjangkau audiens yang lebih beragam. Kami percaya bahwa ekosistem seni rupa ditandai dengan kolaborasi, inklusivitas, dan keberlanjutan. Saya sangat yakin itu karena negara kita ini negara dengan mega diversity, etnis kita jumlahnya juga sangat banyak lebih dari 1.340 adat-istiadatnya. Jadi sumber-sumber inspirasi itu infinity, tidak terbatas. Itulah yang nanti bisa diteruskan oleh ekonomi kreatif di hilir dan juga pariwisata,” ujarnya.
Pameran Art Jakarta Gardens 2026 menghadirkan 26 galeri terkemuka dengan fokus pada karya patung dan instalasi yang memanfaatkan lanskap ruang terbuka sebagai medium artistik.
Sebanyak 31 karya patung tersebar di area Hutan Kota Plataran, menciptakan pengalaman visual yang dinamis bagi pengunjung.
VIP Relations Director Art Jakarta, Hafidz Ahmad Irfanda, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini juga menandai partisipasi galeri baru dari kawasan Asia.
“Kami juga menyambut lima galeri baru. Tiga di antaranya merupakan galeri dari kawasan Asia, dari Kuala Lumpur, Taipei, dan juga Seoul. Angka 31 ini mencerminkan meningkatnya antusiasme pelaku seni, sekaligus semakin terbukanya peluang eksposur internasional bagi seniman Indonesia. Semoga Art Jakarta Gardens 2026 berlangsung sukses dan semakin menegaskan relevansi seni dan kebudayaan Indonesia dalam kancah seni regional dan juga internasional,” harapnya.









Discussion about this post