Pekanbaru, Kabar SDGs – Pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam menyelamatkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau. Hingga kini, sebanyak 7.150 hektare lahan berhasil direforestasi dan dikembalikan ke negara secara sukarela oleh masyarakat.
Menurut Dansatgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Mayjen TNI Dody Triwinarto, dukungan warga, termasuk petani dan kelompok tani, menjadi kunci keberhasilan awal pemulihan fungsi hutan konservasi tersebut. “Kelompok petani dan perorangan telah menyerahkan lahan secara sukarela. Ini menunjukkan dukungan kuat dari masyarakat,” ujarnya dalam rapat di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru.
Data sementara mencatat sekitar 5.700 kepala keluarga (KK) berada di kawasan TNTN, dengan estimasi jumlah yang bisa mencapai 7.000 KK. TNTN sendiri memiliki luas konsesi sekitar 81.980 hektare, dan menurut Mayjen Dody, penyelesaian masalah harus ditempuh secara hati-hati dengan memperhatikan aspek sosial dan keberlangsungan hidup warga. Ia menegaskan bahwa kelompok petani kecil yang hanya memiliki lahan 2–5 hektare tidak boleh diabaikan. “Negara harus hadir dan memberikan solusi, terutama untuk petani kecil yang bergantung hidup dari lahan itu,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda serta 12 kementerian terkait tengah merumuskan langkah terbaik agar solusi yang ditempuh tidak merugikan warga. “Rapat hari ini untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi yang tepat dan adil,” jelasnya.












Discussion about this post