Pekanbaru, Kabar SDGs – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, pada Kamis (18/9/2025) secara resmi mengumumkan bahwa Festival Literasi Riau 2025 akan berlangsung pada 1–4 Oktober 2025 di Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru.
Agenda tahunan ini akan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Riau Book Fair, pameran perpustakaan dari perguruan tinggi dan sekolah, seminar serta bazar literasi, pertunjukan seni budaya, hingga bazar kuliner dan UMKM.
Salah satu yang paling ditunggu adalah Lomba Book Review Challenge untuk pelajar SMA/SMK/MA sederajat, dengan pendaftaran dibuka pada 15 hingga 30 September 2025. Peserta diminta membuat video ulasan buku non-pelajaran yang tersedia di Perpustakaan Soeman HS. “Ajang ini bukan hanya perlombaan, tapi juga sarana bagi pelajar untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis. Literasi tidak cukup hanya membaca, tapi juga menciptakan pemikiran kreatif,” ujar Mimi pada Jumat.
Peserta diwajibkan membuat video berdurasi 3–5 menit dengan kualitas minimal HD (720p), yang memuat identitas buku, ringkasan isi, analisis kelebihan dan kekurangan, nilai moral, serta alasan merekomendasikan buku tersebut. Video boleh dikreasikan dengan elemen visual seperti wajah, narasi suara, teks, ilustrasi, atau animasi, selama tetap etis dan orisinal.
Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karya secara individu. Video harus diunggah ke akun Instagram atau TikTok dengan menyertakan tagar #FestivalLiterasiRiau2025 dan #LombaBookReview, serta menandai akun @dipersipprovriau dan @festivaliterasiriau. Hak cipta karya tetap berada di tangan peserta, namun panitia berhak memanfaatkan karya tersebut untuk kepentingan publikasi non-komersial. Pemenang akan diumumkan pada hari terakhir festival.
“Untuk pendaftaran, silakan isi formulir online di tautan bit.ly/VideoReview_FLR2025 atau hubungi narahubung Delviana (0812-6781-3883),” tambah Mimi.
Festival Literasi Riau 2025 diharapkan menjadi momentum merayakan budaya literasi sekaligus membangkitkan semangat membaca di kalangan pelajar dan masyarakat luas.












Discussion about this post