• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Teknologi IPHA Sukses Tingkatkan Produksi Padi

by Riski Yanti
20 April 2025
Teknologi IPHA Sukses Tingkatkan Produksi Padi
33
SHARES
205
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi atas bantuan 1.000 ekor burung hantu yang diberikan Presiden Prabowo Subianto sebagai solusi alami untuk mengatasi serangan hama tikus di kawasan pertanian, khususnya di Majalengka, Jawa Barat.

Bantuan ini diumumkan dalam acara panen serempak di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, pada Senin (7/4/2025) lalu.

BACA JUGA

Program YESS Masuki Fase Keberlanjutan

Program YESS Masuki Fase Keberlanjutan

22 Desember 2025
Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

28 November 2025
Rektor Universitas Asahan Jalin Kerja Sama Industri Pertanian dengan PT Hijau Surya Biotechindo

Rektor Universitas Asahan Jalin Kerja Sama Industri Pertanian dengan PT Hijau Surya Biotechindo

27 Oktober 2025

Dalam keterangannya kepada media, Minggu (20/4), Menteri Dody menilai bantuan tersebut sangat relevan dan mendukung keberhasilan penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA), yang telah terbukti mampu meningkatkan produksi padi secara signifikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas dukungan nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung peningkatan produksi pertanian nasional melalui pemberian burung hantu ini,” ujar Menteri Dody.

IPHA merupakan inovasi dalam budidaya padi yang mengatur siklus pengairan sawah secara berselang (intermittent irrigation). Teknologi ini mampu menghemat air hingga 30% serta meningkatkan produktivitas padi hingga 169% dibanding metode konvensional.

Namun demikian, penerapan IPHA juga menghadapi tantangan, salah satunya meningkatnya ancaman hama tikus. Kondisi sawah yang lebih dangkal dalam sistem IPHA memungkinkan tikus lebih mudah mencapai batang padi, sehingga meningkatkan risiko kerusakan panen.

“Solusi alami berupa penggunaan burung hantu sebagai predator tikus terbukti efektif menekan populasi hama. Langkah ini juga lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida kimia,” jelas Menteri Dody.

Sebelumnya, para petani di Indramayu dan Cirebon telah menerapkan metode pengendalian hama ini dengan memasang rumah burung hantu di sekitar area persawahan.

Keberhasilan metode tersebut mendorong petani di Majalengka untuk mengadopsinya. Dukungan Presiden Prabowo menjadi bentuk nyata perhatian terhadap keresahan petani akibat serangan tikus.

Menteri Dody berharap bantuan burung hantu ini dapat menjaga stabilitas hasil panen pada area IPHA serta mendorong percepatan pencapaian target swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk sosialisasi dan penguatan implementasi IPHA, Kementerian PU akan menyelenggarakan panen demplot sekaligus pameran hasil panen teknologi IPHA di Daerah Irigasi (DI) Rentang pada Selasa, 22 April 2025.

Acara ini bertujuan memperlihatkan kualitas panen serta efektivitas teknologi IPHA dalam meningkatkan produksi padi nasional.

Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan panen pada tiga demplot IPHA dari total 208 demplot yang telah dikembangkan. Hingga kini, sebanyak 18 demplot telah dipanen dengan hasil yang jauh di atas rata-rata produktivitas padi konvensional.

Share13SendTweet8
Previous Post

Kunjungan Kerja Kota Malang, Menteri Kebudayaan Dorong Pemajuan Ekosistem Seni dan Warisan Budaya

Next Post

Jumlah Wisatawan Asing Naik Drastis, Whoosh Jadi Primadona Transportasi Berkecepatan Tinggi

Next Post
Jumlah Wisatawan Asing Naik Drastis, Whoosh Jadi Primadona Transportasi Berkecepatan Tinggi

Jumlah Wisatawan Asing Naik Drastis, Whoosh Jadi Primadona Transportasi Berkecepatan Tinggi

Bank DKI Mulai Salurkan KJP Tahap I 2025 Bagi 43.502 Siswa

Bank DKI Mulai Salurkan KJP Tahap I 2025 Bagi 43.502 Siswa

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

16 Januari 2026
Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

16 Januari 2026
Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

16 Januari 2026
Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

16 Januari 2026
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kementerian PU Targetkan Pembangunan 1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapanuli Selatan Tuntas Sebelum Ramadhan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.