• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

by SDGS Admin
10 April 2026
Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan
22
SHARES
137
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jember, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Jember menempatkan sektor pertanian sebagai fokus utama pembangunan daerah guna mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah yang akan terus diperkuat hingga tahun 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya untuk mengembalikan Jember sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Upaya tersebut juga diselaraskan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pangan di Indonesia.

BACA JUGA

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

30 Mei 2026
Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

28 Mei 2026
Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

27 Mei 2026

Pada tahun 2025, sinergi antara anggaran pemerintah pusat dan daerah disebut mencapai titik tertinggi dalam sejarah sektor pertanian di Jember. Pemerintah daerah memastikan tren peningkatan anggaran tersebut akan terus berlanjut sebagai bagian dari program strategis.

“Ini adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintahan Jember Baru kepada petani. Kami menghadirkan program konkret, bukan sekadar wacana,” ujar Fawait, Selasa (7/4/2026).

Salah satu program yang menjadi prioritas adalah Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk meningkatkan produksi pertanian secara cepat dan terukur. Target luas lahan yang digarap melalui program ini juga mengalami peningkatan signifikan.

“Program Oplah lebih mendesak karena langsung berdampak pada hasil produksi petani dibandingkan pembangunan Jalan Usaha Tani,” kata Fawait.

Luas lahan yang sebelumnya mencapai 5.000 hektare kini diperluas menjadi 8.000 hektare. Dengan program ini, pemerintah berharap lahan yang sebelumnya hanya menghasilkan satu kali panen dalam setahun dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kali panen.

Menurut Fawait, peningkatan produktivitas menjadi faktor utama dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan pertanian tetap penting, namun harus didahulukan peningkatan hasil panen agar manfaatnya lebih maksimal.

“Kalau tidak ada hasil panen, jalan tani tidak punya fungsi. Maka prioritasnya Oplah terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain penguatan lahan, pemerintah daerah juga mendorong kemandirian kelompok tani dalam memproduksi pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

“Kami ingin kelompok tani berdaya, sementara pemerintah fokus memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran,” pungkasnya.

Share9SendTweet6
Previous Post

BPSDMP Gandeng 10 Pemda, Perkuat SDM Transportasi Lewat Pembibitan Taruna Kemenhub

Next Post

Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Next Post
Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

16 Juli 2026
Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

16 Juli 2026
Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

16 Juli 2026
Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

16 Juli 2026
Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

15 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    991 shares
    Share 396 Tweet 248

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.