Jakarta, Kabar SDGs – Kinerja Kementerian Sosial mendapatkan pujian dari anggota legislatif karena Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dinilai memiliki gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
“Saya mewakili Komisi VIII Fraksi PAN ingin mengucapkan terima kasih kepada Gus Ipul yang telah memimpin Kemensos. Meskipun baru empat bulan, prestasi yang diraih Kemensos sangat mengesankan,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI Sigit Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu, dalam acara Dialog Pilar Sosial di Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Dia menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam menunjuk Gus Ipul sebagai Menteri Sosial merupakan langkah yang bijak, mengingat latar belakangnya yang dekat dengan masyarakat bawah.
“Sebelum istilah blusukan menjadi populer, Gus Ipul sudah aktif berinteraksi dengan masyarakat saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur,” kata Pasha, yang telah mengenal Gus Ipul sejak 10 tahun lalu saat ia awal memasuki dunia politik.
Penghargaan tersebut terlihat dari kepemimpinan Gus Ipul saat ini yang membuat Kemensos responsif terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat dan memerlukan perhatian lebih dari Pemerintah.
“Alhamdulillah, Gus Ipul segera memberikan respon terhadap warga di daerah pemilihan kami yang baru saja mengalami banjir,” kata Pasha.
Anggota Komisi VIII DPR RI lainnya, M. Husni dari Partai Gerindra, menjelaskan bahwa cara kerja Kemensos melalui pilar sosial yang aktif telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Di lapangan, saya melihat kinerja pendamping PKH dan kalian semua luar biasa. Teruslah membantu dan sediakan data yang akurat,” ungkap Husni. Program-program Kemensos dianggap berhasil mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan.
Kinerja baik Kemensos ini tidak terlepas dari sentuhan baik Gus Ipul dalam merancang proses bisnis dan tujuan kerja Kemensos yang lebih jelas dan terukur sesuai petunjuk Presiden.
Menanggapi semua pujian tersebut, Mensos Gus Ipul membahas mengenai target kerja Kemensos dalam kerangka 12 PAS yang mencakup kriteria penerima manfaat dari program-program Kemensos. Selain itu, proses bisnis Kemensos dalam memberikan layanan kepada masyarakat melibatkan tiga tahap intervensi: program perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan sosial.
“Kita harus melaksanakan proses bisnis tersebut dengan terukur,” kata Mensos Gus Ipul.
Gus Ipul juga menyatakan bahwa setelah kebutuhan dasar penerima manfaat terpenuhi melalui program perlindungan dan jaminan sosial, mereka akan dialihkan ke program pemberdayaan sosial. Jika ada aspek sosial yang kurang, akan dilakukan habilitasi dan rehabilitasi sosial terlebih dahulu. Setelah proses rehabilitasi, penerima manfaat akan diarahkan ke program pemberdayaan sosial.
“Inilah cara kerja Kemensos sekarang,” ucap Gus Ipul saat menjelaskan mengenai operasional Kemensos kepada para pilar sosial yang ada.
Gus Ipul menekankan bahwa pilar sosial harus mampu memindahkan penerima bantuan ke dalam program pemberdayaan sosial demi menciptakan masyarakat yang kuat dan mandiri.
Zainal Arifin (53), Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat, yang telah mengabdi selama 18 tahun, menyatakan bahwa telah terjadi perubahan besar dalam kinerja Kemensos di era kepemimpinan Gus Ipul.
“Petunjuk dari Pak Menteri sangat jelas. Selain itu, di bawah kepemimpinan Gus Ipul, kami menjadi lebih bersemangat. Kami sangat menghargai kepemimpinan Menteri Sosial yang baru ini,” jelas Zainal.
Dalam acara tersebut, anggota DPD RI Alfiansyah yang dikenal sebagai Komeng juga hadir. Kehadirannya menambah keseruan acara dan memotivasi semangat para pilar sosial yang hadir.
Salah satu momen menarik terjadi ketika Pasha Ungu tampil menyanyi di depan ratusan pilar sosial. Komeng juga ikut serta menjadi drummer untuk mengiringi penampilannya. Duet antara kedua publik figur yang kini bermitra dengan Kemensos itu menarik perhatian seluruh yang hadir dan disambut dengan sorakan dan tepuk tangan yang meriah.












Discussion about this post