• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

PHR Kembangkan Migas Nonkonvensional di Rokan

by SDGS Admin
19 September 2026
PHR Kembangkan Migas Nonkonvensional di Rokan
19
SHARES
118
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Siak, Kabar SDGs – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memasuki tahap baru dalam pengembangan Migas Nonkonvensional (MNK) di Indonesia melalui penandatanganan Kontrak Bagi Hasil (KBH) MNK Rokan oleh anak usahanya, PT PHE Rokan Nonkonvensional. Pengembangan tersebut menjadi proyek pionir MNK di Zona Rokan sekaligus bagian dari upaya Pertamina membuka sumber daya migas baru untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Pengembangan MNK dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang PHR dalam menjaga keberlanjutan produksi ketika lapangan migas konvensional memasuki fase yang semakin matang. Tahapan pengembangan telah dimulai melalui pengeboran sumur Gulamo DET-1 pada 2023 dan dilanjutkan dengan Kelok DET-1 pada 2024 untuk mempelajari potensi MNK di struktur North Aman.

BACA JUGA

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

5 Oktober 2026
KPB Salurkan Komposter Dukung Pengelolaan Sampah Balikpapan

KPB Salurkan Komposter Dukung Pengelolaan Sampah Balikpapan

4 Oktober 2026
Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

25 September 2026

Hasil pengeboran dan pengujian pada kedua sumur tersebut semakin menunjukkan adanya potensi MNK di kawasan North Aman. Struktur tersebut diperkirakan mempunyai sumber daya terambil (recoverable resources) hingga 724 juta barel setara minyak (MMBOE).

Estimasi tersebut menjadi dasar bagi PHR untuk melanjutkan proses appraisal. Tahapan ini diperlukan untuk memperoleh kepastian mengenai besaran sumber daya sekaligus menilai potensi pengembangan MNK secara lebih lanjut.

North Aman menjadi bagian awal dari rencana pengembangan MNK yang lebih luas di Wilayah Kerja Rokan. Selain struktur tersebut, terdapat sejumlah wilayah lain yang berpeluang dikembangkan pada tahap berikutnya, antara lain South Aman, Rangau dan Balam.

Pengembangan MNK Rokan juga didukung oleh ekosistem operasional yang telah tersedia di Zona Rokan. Infrastruktur produksi, fasilitas pendukung, akses operasional dan rantai pasok yang telah terbentuk menjadi modal dalam menjalankan pengembangan secara bertahap.

Keberadaan ekosistem tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses membangun kemampuan baru yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya migas nonkonvensional, yang memiliki karakteristik berbeda dari pengembangan migas konvensional.

Dari sisi kebijakan, pemerintah telah memberikan landasan untuk mempercepat pengusahaan MNK melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 246.K/MG.04/MEM.M/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengusahaan Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional Wilayah Kerja Rokan.

Kebijakan tersebut memberikan kepastian dari aspek regulasi dan fiskal bagi kontraktor, termasuk kemudahan dalam komersialisasi produksi MNK. Pemerintah juga menetapkan skema cost recovery dengan split adaptif serta insentif investasi yang ditujukan untuk menjaga daya tarik investasi sekaligus mempertahankan penerimaan negara.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menilai pengembangan MNK Rokan menjadi langkah penting untuk menciptakan sumber pertumbuhan produksi baru di tengah semakin matangnya lapangan migas konvensional.

“Rokan kita dorong menjadi pionir sekaligus pembuktian bahwa Migas Nonkonvensional dapat dikembangkan secara komersial di Indonesia,” kata Djoko.

Ia menjelaskan bahwa besarnya potensi sumber daya perlu segera diarahkan menjadi cadangan dan produksi. Hal tersebut membutuhkan percepatan appraisal, penggunaan teknologi yang sesuai, serta dukungan regulasi dan keekonomian yang kompetitif.

“Potensinya sudah kita lihat, regulasi dan insentif juga telah disiapkan. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana seluruh tahapan dapat berjalan lebih cepat sampai menghasilkan produksi,” ujarnya.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan pengembangan MNK Rokan tidak hanya berfokus pada kegiatan pengeboran sumur. Menurutnya, proyek tersebut juga menjadi tahap awal untuk membangun ekosistem MNK di Indonesia.

“Yang kita bangun bukan hanya sumurnya, tetapi ekosistemnya. MNK membutuhkan integrasi kemampuan subsurface, drilling and completion, stimulasi, teknologi, supply chain, serta sumber daya manusia yang berbeda dari pengembangan migas konvensional,” ujar Oki.

Menurut Oki, pengalaman yang diperoleh melalui pengembangan MNK di Rokan dapat menjadi bekal bagi Pertamina untuk mengembangkan sumber daya serupa di wilayah lainnya. Apabila ekosistem dan keekonomian MNK semakin kompetitif, pola pengembangan tersebut dapat diterapkan pada wilayah lain yang memiliki potensi MNK.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Sunaryanto menyampaikan keyakinannya bahwa pengembangan MNK dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi minyak nasional pada masa mendatang.

“Pengembangan MNK memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi minyak di dalam negeri,” ujarnya.

Direktur Utama PHR Muhamad Arifin mengatakan penandatanganan KBH MNK Rokan menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan kemampuan baru di sektor hulu migas.

“MNK bukan hanya proyek eksplorasi, melainkan fondasi baru yang akan menjadi investasi strategis untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dan membangun kompetensi baru di hulu migas Indonesia,” ungkapnya.

Kesiapan regulasi, dukungan ekosistem operasional serta peta jalan menuju tahap komersialisasi menjadi sejumlah modal dalam pengembangan MNK Rokan. Proyek tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap produksi migas nasional sekaligus menjadi referensi untuk pengembangan sumber daya nonkonvensional di wilayah Indonesia lainnya.

Melalui pengembangan MNK Rokan, PHR bersama Subholding Upstream Pertamina melanjutkan upaya pengembangan sumber daya energi melalui inovasi dan penguatan kemampuan di sektor hulu. Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk membangun ekosistem migas nonkonvensional yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), tata kelola perusahaan dan budaya kepatuhan.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pembangunan SPAM Origon Aceh Tengah Dipercepat, Tingkatkan Kapasitas Lebih Besar

Next Post

Ampetra Purwakarta Dorong Tambang Rakyat Legal

Next Post
Ampetra Purwakarta Dorong Tambang Rakyat Legal

Ampetra Purwakarta Dorong Tambang Rakyat Legal

PGN Perluas Jargas di Surabaya dan Gresik

PGN Perluas Jargas di Surabaya dan Gresik

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pertamina RU V Balikpapan Perkuat Budaya Hidup Sehat Lewat SEBUSE Kalcer 2026

Pertamina RU V Balikpapan Perkuat Budaya Hidup Sehat Lewat SEBUSE Kalcer 2026

11 Oktober 2026
Enam Pebalap Indonesia Bidik Podium Moto4 Asia Cup di Mandalika

Enam Pebalap Indonesia Bidik Podium Moto4 Asia Cup di Mandalika

11 Oktober 2026
Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu Hasil Pengembangan PT Hijau Surya

Asahan Panen Perdana Pisang Kepok Abu Hasil Pengembangan PT Hijau Surya

11 Oktober 2026
Asahan Dukung Pesparani Katolik 2026

Asahan Dukung Pesparani Katolik 2026

11 Oktober 2026
USK Gelar Pameran Seni Internasional Bertema Cultural Nuances

USK Gelar Pameran Seni Internasional Bertema Cultural Nuances

10 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3638 shares
    Share 1455 Tweet 910
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3988 shares
    Share 1595 Tweet 997
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3665 shares
    Share 1466 Tweet 916

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.