• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Sidoarjo Perkuat Pencegahan Rabies

by SDGS Admin
19 September 2026
Sidoarjo Perkuat Pencegahan Rabies
20
SHARES
122
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Warga Mengwi Antusias Vaksinasi Massal Anjing Cegah Rabies

Warga Mengwi Antusias Vaksinasi Massal Anjing Cegah Rabies

3 Oktober 2025
Bali Perkuat Langkah Menuju Bebas Rabies

Bali Perkuat Langkah Menuju Bebas Rabies

15 Agustus 2025

Sidoarjo, Kabar SDGs – Status bebas rabies tidak membuat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengurangi kewaspadaan terhadap penyakit tersebut. Dinas Pangan dan Pertanian (DPPP) Sidoarjo terus melakukan langkah pencegahan melalui vaksinasi hewan peliharaan milik masyarakat.

Vaksinasi rabies gratis dilaksanakan di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan World Rabies Day 2026 sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.

Sejumlah hewan menjadi sasaran vaksinasi, termasuk anjing, kucing dan kera. Upaya tersebut dilakukan karena kondisi kesehatan hewan memiliki kaitan erat dengan kesehatan manusia, terutama dalam mencegah penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

Kepala Bidang Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat DPPP Kabupaten Sidoarjo Erwin Priatmoko mengatakan kewaspadaan terhadap rabies tetap diperlukan meskipun Kabupaten Sidoarjo dan Provinsi Jawa Timur telah berstatus bebas rabies.

“Walaupun Sidoarjo bebas rabies, dan Jawa Timur juga bebas rabies, tapi kita tetap harus waspada bahwa rabies itu sangat berbahaya buat manusia,” jelasnya.

Menurut Erwin, pemberian vaksin rabies tidak hanya bertujuan menjaga hewan agar tetap sehat. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan yang dipelihara di lingkungan rumah.

“Tujuan kita pada hari ini adalah supaya masyarakat Sidoarjo semakin paham pentingnya kesehatan, tidak hanya pada manusia, tapi juga pada hewan kesayangannya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyakit yang bersumber dari hewan perlu mendapat perhatian karena terdapat penyakit tertentu yang dapat berpindah dari hewan kepada manusia. Oleh sebab itu, pengawasan dan pemeliharaan kesehatan hewan menjadi bagian dari upaya mencegah penularan penyakit.

“Kita harus tahu bahwa 60 persen penyakit pada manusia itu berasal dari hewan atau yang disebut dengan zoonosis,” sebutnya.

Rabies menjadi salah satu penyakit yang perlu dicegah karena dapat menimbulkan akibat fatal pada manusia. Salah satu jalur penularannya dapat terjadi melalui gigitan hewan yang terinfeksi.

Atas dasar itu, vaksinasi hewan peliharaan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan oleh pemerintah daerah. DPPP Sidoarjo juga memastikan kegiatan vaksinasi akan terus dilaksanakan secara berkala dan mencakup sejumlah penyakit hewan lainnya.

“Saat ini kami punya vaksin PMK, penyakit mulut dan kuku, dan rabies. Insyaallah kami akan tetap melakukan rutin,” kata Erwin.

Pelaksanaan vaksinasi gratis tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memastikan hewan peliharaan mendapatkan perlindungan kesehatan dan memiliki status vaksinasi yang terpantau.

Dengan pencegahan yang dilakukan sejak dini, pemerintah berharap risiko penularan penyakit dari hewan kepada manusia dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan dalam kehidupan sehari-hari.

Share8SendTweet5
Previous Post

PGN Perluas Jargas di Surabaya dan Gresik

Next Post

Pendidikan Gratis SD sampai Perguruan Tinggi Negeri

Next Post
Pendidikan Gratis SD sampai Perguruan Tinggi Negeri

Pendidikan Gratis SD sampai Perguruan Tinggi Negeri

Fore Coffee Buka Gerai Perdana di Gresik

Fore Coffee Buka Gerai Perdana di Gresik

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

5 November 2026
Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

5 November 2026
BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

5 November 2026
Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

5 November 2026
Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

4 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4557 shares
    Share 1823 Tweet 1139
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4205 shares
    Share 1682 Tweet 1051
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4267 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4230 shares
    Share 1692 Tweet 1058
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.