• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

by SDGS Admin
15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast
15
SHARES
91
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Mahasiswa Universitas Pertamina yang tergabung dalam Tim RETRO berhasil mengembangkan purwarupa drone otonom bernama SkyFast untuk meningkatkan kemampuan navigasi drone pada kecepatan tinggi di lingkungan yang kompleks. Inovasi tersebut sukses mengantarkan tim meraih posisi 3rd Runner Up pada kategori High Speed Drone Flock dalam ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition 2026 yang berlangsung di Singapore EXPO pada 7 hingga 11 April 2026.

Pengembangan teknologi drone kini dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan industri modern terhadap sistem otomatisasi udara. Pasar drone konsumen global diperkirakan terus tumbuh signifikan dalam beberapa tahun mendatang, termasuk di Indonesia yang juga mengalami peningkatan permintaan pada sektor teknologi drone.

BACA JUGA

Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

13 Mei 2026
USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

4 Mei 2026
Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

22 April 2026

Ketua Tim RETRO, Arkhen Bassam Ayubi, menjelaskan SkyFast dirancang untuk menghadapi tantangan navigasi cepat di area sempit tanpa bantuan pilot.

“SkyFast hadir sebagai solusi bagi industri yang memerlukan mobilitas tinggi di lingkungan padat dan tidak terstruktur. Drone ini dirancang dengan arsitektur khusus yang mampu melesat hingga kecepatan 5 m/s dan bergerak melewati celah sempit berukuran 1,5 × 1,5 meter secara mandiri tanpa bantuan pilot,” jelas Ketua Tim RETRO, Arkhen Bassam Ayubi.

Pengembangan SkyFast dilakukan bersama sejumlah anggota tim lainnya, yakni Nanda Agricioleovi, R R Dwigyantosa R, Inggil Giri Wiranata, Demas Zaky Musa, Muzaki Ahmad F, Rayzar Raja F, Quinadiene Nasywa A, dan Joseph Yang, dengan Muhammad Harish sebagai Project Manager. Tim tersebut mendapat pendampingan dari Ketua Program Studi Teknik Elektro sekaligus dosen pembimbing, Muhammad Abdillah.

SkyFast dibangun menggunakan konsep desain 100 persen Crash-Proof Geometry dengan material PLA-Carbon serta kombinasi Carbon-Nylon pada pelindung baling-baling. Struktur tersebut dirancang agar mampu menyerap energi benturan secara optimal saat drone beroperasi di area berisiko tinggi.

“Selain ketangguhan fisik SkyFast memadukan sensor LiDAR dan algoritma A-STAR yang memungkinkannya memindai lingkungan 360 derajat untuk menemukan rute tercepat. Didukung oleh metode komputasi FAST-LIO dan komputer mini Raspberry Pi, drone ini ibarat memiliki otak cerdas yang mampu merespons rintangan secara seketika tanpa ada jeda waktu,” tambah Arkhen.

Dalam kompetisi tersebut, Tim RETRO berhasil menempati posisi keempat di bawah National University of Singapore, Nanyang Technological University, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Capaian tersebut menjadikan Universitas Pertamina sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta Indonesia yang berhasil menembus podium pada kategori High Speed Drone Flock.

Pjs Rektor Universitas Pertamina, Djoko Triyono, mengapresiasi keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi internasional tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi sistem cerdas di masa depan.

“Keberhasilan para mahasiswa ini merupakan cerminan kesiapan kita dalam menjawab tantangan teknologi masa depan yang menuntut sistem cerdas. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UPER telah siap menciptakan inovasi teknologi otonom yang akan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan industri maupun nasional,” pungkas Prof Djoko.

Share6SendTweet4
Previous Post

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

Next Post

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Next Post
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Di Balikpapan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.