• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

by SDGS Admin
14 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekanbaru, Kabar SDGs – Fenomena Madden-Julian Oscillation yang saat ini aktif di fase dua dan tiga menjadi faktor utama masih tingginya curah hujan di Provinsi Riau meski wilayah tersebut mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi musim kemarau baru akan merata di wilayah Bumi Lancang Kuning pada akhir Mei 2026. Saat ini, pasokan uap air di atmosfer masih cukup besar akibat pengaruh gelombang atmosfer tropis yang membawa massa udara basah melintasi kawasan Indonesia.

BACA JUGA

Pergerakan Kendaraan Menuju Wilayah Timur Trans Jawa Melonjak, JTT Imbau Keselamatan Berkendara saat Cuaca Hujan

Pergerakan Kendaraan Menuju Wilayah Timur Trans Jawa Melonjak, JTT Imbau Keselamatan Berkendara saat Cuaca Hujan

22 Desember 2025
Karawang Waspadai Leptospirosis Pasca Banjir

Karawang Waspadai Leptospirosis Pasca Banjir

17 Juli 2025
Hujan Sejak Subuh di Samarinda Akibatkan Banjir dan Longsor

Hujan Sejak Subuh di Samarinda Akibatkan Banjir dan Longsor

13 Mei 2025

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizki Adelia, menjelaskan kehadiran MJO menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan di wilayah Riau.

“Saat ini MJO menjadi faktor paling dominan yang menambah pasokan uap air di Riau. Kita bisa mengibaratkannya sebagai gelombang pembawa hujan di lapisan atmosfer,” ujar Bella Rizki Adelia di Pekanbaru, Selasa (12/5/2026).

Selain pengaruh MJO, kondisi cuaca di Riau juga dipengaruhi adanya belokan angin atau shearline yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan terjadi secara sporadis di sejumlah wilayah.

Forecaster On Duty BMKG lainnya, Gita Dewi Siregar, mengatakan kondisi belokan angin tersebut meningkatkan peluang hujan dengan intensitas lebat di beberapa daerah tertentu.

Berdasarkan pemantauan meteorologi periode 11 hingga 17 Mei 2026, hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau masih berpotensi diguyur hujan. Wilayah seperti Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan Siak diperkirakan mengalami hujan dengan frekuensi cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, daerah pesisir seperti Dumai dan Kepulauan Meranti diprediksi relatif lebih kering dengan peluang hujan yang minim dan diperkirakan hanya terjadi pada 15 Mei mendatang.

Selama masa pancaroba ini, suhu udara di Riau berada pada kisaran 22 hingga 33 derajat celsius dengan tingkat kelembaban mencapai 99 persen. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu cuaca ekstrem secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari berupa hujan lebat disertai angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama masa peralihan musim. Warga juga diminta rutin memantau informasi cuaca resmi guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak sebelum Riau memasuki puncak musim kemarau pada dasarian ketiga Mei 2026.

Share6SendTweet4
Previous Post

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

14 Mei 2026
Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

14 Mei 2026
Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.