Bandar Lampung, Kabar SDGs – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam waktu dekat. Imbauan tersebut disampaikan Jihan saat melepas relawan SUMATERA BANGKIT di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Kamis (11/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Jihan menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi dampak siklon yang bergerak menuju wilayah Bengkulu dan Lampung. “Antisipasi Siklon yang bergerak ke Bengkulu dan Lampung jadi harus siap siaga. Karena dalam minggu ini ada hujan sedang hingga lebat,” kata Wagub.
Ia secara khusus mengingatkan masyarakat di sejumlah daerah pesisir, mulai dari Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Tanggamus, hingga Pesisir Barat, agar lebih siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Menurut Jihan, langkah antisipasi juga telah dilakukan di tingkat pemerintah daerah. “Pak Gubernur sudah menginstruksikan Bupati dan Wali Kota agar bersiap menghadapi perubahan cuaca ekstrim ini,” terang Jihan.
Sementara itu, Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa masyarakat saat ini perlu bersiap menghadapi periode Hidrometeorologi Basah. “Waspadai perubahan cuaca menuju Hidrometeorologi Basah yang dimulai pada awal Oktober hingga berlanjut sampai Februari 2026,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai Lampung diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat. “Warga yang berada di pinggir pantai, sungai, dan pinggiran sungai agar mewaspadai potensi yang bisa saja muncul akibat Hidrometrologi Basah ini,” kata Wahyu kepada media.
Menurutnya, tingginya curah hujan berpotensi memicu berbagai risiko bencana, seperti angin kencang, banjir rob, hingga banjir bandang. Karena itu, Wahyu mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi. “Untuk itu saya menghimbau agar meng-update info cuaca dilaman BMKG atapun BPBD baik di Instagram ataupun media sosial lainnya,” tutur Wahyu.












Discussion about this post