Indramayu, Kabar SDGs – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan kembali melaksanakan kegiatan Good Housekeeping (GHK) melalui agenda PJS Berkah yang mencakup Peka, JSA, SWAT, hingga aksi bersih-bersih kilang dan kantor di awal hari. Kegiatan ini diikuti jajaran manajemen, section head, Tim Agent of Change (AOC), serta Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP-PBB).
General Manager PT KPI RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menekankan pentingnya GHK dalam menunjang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Menurutnya, kondisi kerja yang rapi, bersih, dan tertata tidak hanya menekan potensi kecelakaan seperti tertimpa benda jatuh, terpeleset, atau tergores, tetapi juga mendukung kenyamanan sekaligus produktivitas pekerja.
“Semoga kegiatan Good Housekeeping ini terus berjalan dari level manajemen hingga frontliner, agar lingkungan kerja di Kilang RU VI semakin aman, terhindar dari potensi bahaya, serta menumbuhkan budaya keselamatan di kalangan pekerja,” ujarnya.
Sejak pukul 07.00 WIB, kegiatan gotong royong berlangsung di area Gate 3 hingga Loyal Gate. Sedikitnya empat truk sampah berhasil diangkut, mulai dari daun kering, ranting pohon, endapan saluran air, hingga sampah anorganik. Selain itu, tim manajemen juga melakukan pemeriksaan fasilitas guna memastikan tidak ada kondisi berbahaya yang luput dari perhatian.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menjelaskan bahwa program PJS Berkah merupakan wujud komitmen perusahaan menjaga aspek K3 dalam seluruh aktivitas operasional kilang. Menurutnya, kelancaran produksi BBM untuk memenuhi kebutuhan nasional sangat bergantung pada penerapan prinsip tersebut.
“Dengan Good Housekeeping yang baik, maka akan berdampak positif pula bagi kinerja dan nama baik perusahaan,” kata Zulkifli.












Discussion about this post