Nunukan, Kabar SDGs – Pertamina Patra Niaga menyiapkan armada pengganti untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, tetap terjaga. Langkah ini dilakukan setelah pesawat jenis Air Tractor AT-802 milik Pelita Air mengalami kecelakaan di wilayah Pa’bettung, Kecamatan Krayan Timur, Kamis, 19 Februari 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra, serta tim di lapangan untuk memantau distribusi BBM agar tetap berjalan. “Untuk menjaga kestabilan pasokan, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi untuk menyiapkan armada pengganti dan saat ini sudah mendapatkan kepastian armada pengganti dari operator penerbangan,” jelasnya.
Ia memastikan kondisi stok dan penyaluran BBM di wilayah Krayan dan sekitarnya dalam keadaan aman serta tetap berjalan normal. Selain menyiapkan armada pengganti, perusahaan juga menerapkan skema distribusi alternatif sebagai langkah mitigasi. “Untuk menjaga kestabilan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan skema distribusi alternatif sebagai langkah mitigasi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan,” tambah Roberth.
Pada kesempatan tersebut, Roberth turut menyampaikan duka cita atas insiden pesawat kargo yang menewaskan pilot. Ia mengapresiasi perjuangan awak pesawat yang selama ini mendukung distribusi energi ke wilayah perbatasan dan mendoakan agar proses penanganan berjalan lancar serta keluarga yang terdampak diberi ketabahan.
Berdasarkan informasi terakhir, pesawat Air Tractor AT-802 tersebut melayani penerbangan charter kargo pengangkut bahan bakar dalam rangka mendukung program BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Pesawat dilaporkan telah menyelesaikan misi distribusi BBM ke Long Bawan dan dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata Tarakan sebelum insiden terjadi.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan suplai energi, khususnya dalam program BBM Satu Harga yang menjangkau daerah terpencil dan perbatasan dengan dukungan armada khusus. Distribusi ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi nasional di seluruh wilayah Indonesia.












Discussion about this post