• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Karawang Waspadai Leptospirosis Pasca Banjir

by SDGS Admin
17 Juli 2025
Karawang Waspadai Leptospirosis Pasca Banjir
29
SHARES
181
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kabupaten Karawang, Kabar SDGs – Usai musim penghujan yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit leptospirosis. Penyakit ini rentan muncul di lingkungan yang tergenang air dan tidak higienis, terutama di daerah rawan banjir.

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Karawang, dr. Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan bahwa leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira, yang umumnya dibawa oleh tikus.

BACA JUGA

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

17 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026

“Bakteri ini hidup di ginjal hewan, terutama tikus, dan keluar bersama urine. Ketika air tercemar dan seseorang bersentuhan dengan air itu, apalagi jika memiliki luka terbuka, maka risiko tertular sangat tinggi,” kata dr. Yayuk.

Penularan juga bisa terjadi melalui selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut jika terkena air yang sudah terkontaminasi. Kondisi ini kerap ditemukan pada masa banjir atau saat masyarakat beraktivitas di area yang lembap dan tidak menggunakan alat pelindung diri.

Gejala leptospirosis bisa muncul dalam berbagai tingkat keparahan. Umumnya, penyakit ini diawali dengan demam tinggi, nyeri otot pada betis dan punggung, mual, serta mata memerah. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa berkembang menjadi lebih serius, termasuk kulit dan mata menguning (ikterik), gangguan pernapasan, pendarahan, hingga meningitis.

“Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan darah atau urin. Pada kasus berat, pasien bisa mengalami gagal ginjal dan memerlukan cuci darah,” jelasnya.

Meski hingga pertengahan Juli 2025 belum ada laporan kasus leptospirosis yang masuk ke Dinkes Karawang, dr. Yayuk menegaskan bahwa langkah pencegahan tetap harus dikedepankan. Masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan air banjir, dan jika harus melintas atau bekerja di area tersebut, disarankan menggunakan sepatu boot dan alat pelindung lainnya.

Dinkes juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada leptospirosis, khususnya setelah berada di lingkungan pascabanjir.

Dengan kewaspadaan kolektif dan pencegahan yang tepat, risiko penularan leptospirosis di Karawang dapat ditekan. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dalam kerangka pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama Goal 3 terkait kehidupan sehat dan kesejahteraan.

Share12SendTweet7
Previous Post

Film Pelangi di Tengah Hujan Usung Nuansa Karawang dan Semangat Edukasi Anak

Next Post

Bali Jalin Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Swiss

Next Post
Bali Jalin Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Swiss

Bali Jalin Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Swiss

Klungkung Perkuat Literasi Digital Guru Lewat Pelatihan Koding dan AI

Klungkung Perkuat Literasi Digital Guru Lewat Pelatihan Koding dan AI

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

15 Juli 2026
BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

15 Juli 2026
Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

15 Juli 2026
DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

15 Juli 2026
Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

14 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    935 shares
    Share 374 Tweet 234

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.