• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

TPST Tegalega Mampu Ubah 25 Ton Sampah Perhari Jadi Bahan Bakar Industri Semen

by SDGS Admin
22 Januari 2025
TPST Tegalega Mampu Ubah 25 Ton Sampah Perhari Jadi Bahan Bakar Industri Semen
38
SHARES
237
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bandung, Kabar SDGs – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegalega kini memiliki kapasitas untuk mengolah maksimum 25 ton limbah setiap hari menjadi bahan bakar alternatif bagi industri semen.

Informasi ini disampaikan ketika Pejabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara, melakukan evaluasi langsung terhadap operasional TPST pada tanggal 14 Januari 2025.

BACA JUGA

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

30 Maret 2026
DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

28 Februari 2026
PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

26 Februari 2026

“Proses pendampingan dan operasional TPST Tegalega telah kami amati. Uji coba operasionalnya sudah rampung, dan berbagai mesin yang ada di sini berfungsi dengan baik. Saat ini, kapasitas pengolahan mencapai antara 22 hingga 25 ton setiap hari. Hasil olahannya digunakan sebagai bahan bakar untuk industri semen,” tuturnya.

TPST Tegalega berperan penting dalam sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung. Limbah yang diolah bukan berasal dari rumah tangga secara langsung, melainkan dari hasil seleksi yang dilakukan di Tempat Penampungan Sampah (TPS) lainnya serta sampah yang diambil dari taman-taman di kota.

Sampah yang diproses terdiri dari residu yang sudah disortir, daun, ranting, serta limbah organik lainnya.

Koswara menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak sumbernya. Jika limbah sudah dipisahkan sejak dari rumah, maka proses pengolahan akan menjadi lebih teratur.

“Namun, ketika sampah berasal dari sumber, masih perlu untuk dipilah kembali di TPS sebelum dikirim ke TPST Tegalega. Ini menambah beban kerja yang harus dilakukan dua kali,” ungkapnya.

Di TPST Tegalega, sampah yang sudah dipisahkan akan menjalani proses lanjutan, seperti penghalusan dan pencampuran dengan komposisi tertentu.

Hasil akhir dari proses ini adalah bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk industri semen, yang berfungsi sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Dengan pemanfaatan optimal TPST Tegalega, ia berharap dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung keberlanjutan industri melalui solusi berbasis ekonomi sirkular.

Koswara menilai, keterlibatan masyarakat dalam memilah limbah sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan kesuksesan pengelolaan sampah di kota.

“Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk memisahkan sampah. Oleh karena itu, kami juga mendukung ekosistem di Kota Bandung,” pungkasnya.

Share15SendTweet10
Previous Post

Hasyim Djojohadikusumo Dewan Penyantun, Dukungan Stakeholder Diharap Bisa Memajukan Museum dan Cagar Budaya

Next Post

BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

Next Post
BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

Wamenekraf berdiskusi dengan Forum Jazz Indonesia untuk menjodohkan musik jazz dengan 17 subsektor ekraf lainnya.

Kemenekraf Janji Carikan Mitra Kolaborasi Forum Jazz Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kaltim Perkuat Pengawasan Lingkungan Berbasis Data

Kaltim Perkuat Pengawasan Lingkungan Berbasis Data

13 Mei 2026
Ratusan Personel Polres Kuansing Ikuti Tes Kesamaptaan

Ratusan Personel Polres Kuansing Ikuti Tes Kesamaptaan

13 Mei 2026
Pekanbaru Daftarkan Baju Singkap Sebagai HAKI

Pekanbaru Daftarkan Baju Singkap Sebagai HAKI

13 Mei 2026
Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

13 Mei 2026
Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 Lewat Foto Lingkungan

Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 Lewat Foto Lingkungan

12 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.