• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Para Menlu ASEAN Tegaskan Terus Menjaga Kawasan Asia Tenggara Bebas Senjata Nuklir

by SDGS Admin
11 Juli 2023
Para Menlu ASEAN Tegaskan Terus Menjaga Kawasan Asia Tenggara Bebas Senjata Nuklir
32
SHARES
203
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menegaskan, Asia Tenggara harus dijaga menjadi kawasan bebas senjata nuklir.

Ketika memimpin Pertemuan ke-56 Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Jakarta, Selasa, Retno memperingatkan bahwa risiko penggunaan senjata nuklir saat ini lebih tinggi sepanjang sejarah.

BACA JUGA

Indonesia Gelar Pertemuan Menteri Pemuda Asia Tenggara

Indonesia Gelar Pertemuan Menteri Pemuda Asia Tenggara

7 Mei 2026
PGN Raih Penghargaan ASEAN CGCA 2025 Masuk Daftar 5 Emiten Terbaik Indonesia

PGN Raih Penghargaan ASEAN CGCA 2025 Masuk Daftar 5 Emiten Terbaik Indonesia

4 Agustus 2025
Presiden Prabowo dan PM Anwar Sepakati Penguatan Peran ASEAN dan Dialog Kawasan

Presiden Prabowo dan PM Anwar Sepakati Penguatan Peran ASEAN dan Dialog Kawasan

1 Agustus 2025

“Tidak ada senjata yang lebih kuat dan merusak daripada senjata nuklir. Dan dengan senjata nuklir, kita hanya berjarak satu kesalahan perhitungan dari kiamat dan bencana global,” ujar Retno ketika menyampaikan pidato dalam pertemuan para menlu ASEAN yang bertindak sebagai Komisi Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) yang dikutip dari Antara News.

Selama ini, SEANWFZ disebutnya telah berkontribusi pada upaya memelihara perdamaian dan stabilitas kawasan melalui rezim perlucutan senjata dan non proliferasi global.

Namun, Retno menyesalkan bahwa 25 tahun setelah penandatanganan Protokol Traktat SEANWFZ, tidak ada satu pun negara pemilik senjata nuklir yang menandatanganinya.

Padahal, protokol itu dibuat untuk mengajak lima pemilik senjata nuklir yaitu China, Rusia, Prancis, Inggris, dan AS untuk mewujudkan kawasan bebas nuklir di Asia Tenggara.

Meskipun demikian, Retno menegaskan bahwa ASEAN harus terus melangkah maju untuk mencapai tujuan tersebut—mengingat ancaman yang semakin dekat.

“Kita harus bersatu untuk menghadapi para pemilik senjata nuklir, hanya dengan begitu kita dapat melapangkan jalan menuju wilayah bebas senjata nuklir,” ujar Retno.

Perjanjian Asia Tenggara sebagai Zona Bebas Nuklir atau dikenal sebagai Perjanjian Bangkok ditandatangani pada 1995 oleh seluruh negara anggota ASEAN.

Perjanjian tersebut menetapkan bahwa negara-negara yang menandatangani traktat tersebut tidak dapat “mengembangkan, membuat, atau memperoleh, memiliki, atau memiliki kendali atas senjata nuklir”, “menempatkan atau mengangkut senjata nuklir dengan cara apa pun”, atau “menguji atau menggunakan senjata nuklir.”

Sejumlah negara pemilik senjata nuklir menyatakan keberatan terhadap beberapa bagian protokol Traktat SEANWFZ, berbeda dengan China yang menyatakan siap menandatangani perjanjian itu meskipun belum ada tindak lanjut.

Dalam KTT ASEAN 2022 disepakati bahwa  pemilik senjata nuklir bisa menandatangani traktat itu secara terpisah. Kesepakatan itu menjadi salah satu modal penting untuk melanjutkan kembali perundingan yang terhenti lebih dari satu dekade lalu.

Share13SendTweet8
Previous Post

Berkomitmen Beri Layanan Terapi Muthakhir, RS Kanker Dharmais Bekerja Sama dengan Pihak Jepang

Next Post

BRIN Laksanakan Operasi terkait Teknologi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan

Next Post
BRIN Laksanakan Operasi terkait Teknologi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan

BRIN Laksanakan Operasi terkait Teknologi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan

Menpora Lepas Tim Tays Bakers Barati untuk Ikut Gothia Cup 2023 di Swedia

Menpora Lepas Tim Tays Bakers Barati untuk Ikut Gothia Cup 2023 di Swedia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

15 Juni 2026
D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    377 shares
    Share 151 Tweet 94

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.