• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

BRIN Laksanakan Operasi terkait Teknologi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan

by SDGS Admin
11 Juli 2023
BRIN Laksanakan Operasi terkait Teknologi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan
38
SHARES
240
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BARITO KUALA, KabarSDGs – Sebagai negara dengan luas ekosistem gambut terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga lahan gambut karena peran pentingnya bagi kehidupan. Salah satu tantangan terbesar adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sering terjadi di wilayah dengan tutupan lahan gambut yang luas.

Kondisi cuaca yang kering karena musim kemarau dan kemungkinan terjadinya El-Nino pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) membuat lahan gambut semakin kering, meningkatkan risiko karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan. Jika tidak diantisipasi dengan baik, hal ini dapat menyebabkan karhutla yang meluas.

BACA JUGA

Pemprov Riau Semai Lima Ton Garam Lewat OMC untuk Tekan Karhutla

Pemprov Riau Semai Lima Ton Garam Lewat OMC untuk Tekan Karhutla

23 Februari 2026
Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

20 Februari 2026
Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

15 Februari 2026

Data dari Sistem Pemantau Air Lahan Gambut (SIPALAGA) yang diterbitkan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menunjukkan bahwa tinggi muka air tanah (TMAT) gambut di stasiun observasi Jambu, Kab. Barito Kuala, pada 6 Juli 2023 berada pada level -0,11 meter. Selain itu, data sebaran titik panas yang diambil oleh satelit NASA-MODIS dan tersedia di situs SIPONGI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan adanya banyak titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah hingga tinggi (di atas 50%) di Provinsi Kalimantan Selatan selama bulan Juni.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa lahan gambut sudah mulai mengering, sehingga langkah-langkah antisipatif untuk mencegah karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi sangat penting. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Laboratorium Pengelolaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) melaksanakan operasi TMC di Provinsi Kalimantan Selatan.

Operasi ini dilakukan atas permintaan dari BRGM dan bertujuan untuk melakukan pembasahan lahan gambut sebagai upaya pencegahan karhutla. Operasi TMC di Provinsi Kalimantan Selatan telah dimulai pada tanggal 7 Juli 2023 dan direncanakan akan berlangsung selama 12 hari.

Dalam acara kick-off kegiatan TMC di Provinsi Kalimantan Selatan yang diadakan pada Senin (10/07/2023) di Base Ops Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo, menyatakan bahwa ini adalah operasi TMC yang ke-3 dari rencana rangkaian 5 kegiatan serupa yang direncanakan bersama oleh BRIN dan BRGM. Sebelumnya, operasi TMC dengan tujuan yang sama telah dilaksanakan di Provinsi Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat. Budi juga menjelaskan bahwa TMC telah menjadi solusi permanen dalam pengendalian karhutla di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Pada kesempatan tersebut, Adi Bayu Rusandi sebagai Koordinator Lapangan kegiatan TMC di Kalimantan Selatan menjelaskan bahwa kegiatan TMC akan dikendalikan dari Pos Komando (Posko) yang berada di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin.

“Tim dari Laboratorium Pengelolaan Teknologi Modifikasi Cuaca BRIN didukung oleh TNI AU dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, yang mengerahkan pesawat CASA 212-200 beserta awak pesawat. Operasi TMC juga mendapat dukungan dari Lanud Sjamsudin Noor, BRGM, BMKG, KLHK, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya dalam siaran tertulis BRIN.

Selain personel di Posko, beberapa personel juga ditempatkan di Pos Meteorologi Kandangan dan Pelaihari untuk melaporkan kondisi cuaca serta pengamatan visual pertumbuhan awan setiap jam kepada tim di Posko Sjamsudin Noor, yang akan dianalisis sebagai pertimbangan dalam penentuan strategi penyemaian awan.

Adi menjelskan, prakiraan Musim Kemarau 2023 yang dirilis oleh BMKG menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Selatan mengalami curah hujan di bawah normal selama musim kemarau, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus-September.

“Untuk menghadapi potensi pengurangan curah hujan saat memasuki puncak musim kemarau, yang berdampak pada penurunan kelembaban lahan gambut, operasi TMC sangat penting dilakukan sesegera mungkin,” ungkapnya.

Sebagai provinsi dengan luas lahan gambut yang besar, yaitu 105.821,80 juta hektar, Provinsi Kalimantan Selatan sangat rentan terhadap karhutla selama musim kering. Oleh karena itu, antisipasi perlu dilakukan sejak awal musim kemarau melalui upaya pembasahan lahan, seperti melalui pemanfaatan TMC untuk meningkatkan curah hujan.

“Diharapkan, dengan adanya hujan, kolam penyimpanan air di area lahan gambut dapat terisi dan tinggi muka air tanah (TMAT) di lahan gambut tetap terjaga, sehingga potensi karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan dapat dikurangi,” pungkas Adi.

Share15SendTweet10
Previous Post

Para Menlu ASEAN Tegaskan Terus Menjaga Kawasan Asia Tenggara Bebas Senjata Nuklir

Next Post

Menpora Lepas Tim Tays Bakers Barati untuk Ikut Gothia Cup 2023 di Swedia

Next Post
Menpora Lepas Tim Tays Bakers Barati untuk Ikut Gothia Cup 2023 di Swedia

Menpora Lepas Tim Tays Bakers Barati untuk Ikut Gothia Cup 2023 di Swedia

Kemendes PDTT Apresiasi Kabupaten Bantul karena Semua Desanya Bersatatus Mandiri

Kemendes PDTT Apresiasi Kabupaten Bantul karena Semua Desanya Bersatatus Mandiri

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

19 April 2026
Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

19 April 2026
Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

19 April 2026
Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

19 April 2026
Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

18 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.