• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Mahfud MD Beberkan Cara Membendung Komunisme dan Radikalisme

by SDGS Admin
20 April 2022
Mahfud MD Beberkan Cara Membendung Komunisme dan Radikalisme
27
SHARES
166
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARATA, KabarSDGs – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerangkan pentingnya menjaga kehidupan sosial dan moral peradaban masyarakat sesuai dengan ajaran Islam, sebagai agenda utama untuk mencegah berkembangnya komunisme dan radikalisme.

“Komunisme dan radikalisme sebagai pandangan dan cara berpikir tentu memiliki kesempatan untuk bangkit dan merebak, jika ada pada situasi dan kondisi sosial yang tepat, yaitu saat terjadi ketidakadilan atau saat kehidupan masyarakat mengalami kemerosotan moral. Maka menjaga kehidupan sosial dan moral peradaban masyarakat sesuai dengan ajaran Islam adalah agenda utama untuk mencegah berkembangnya komunisme dan radikalisme,” ujar Mahfud MD dalam keynote speech pada webinar bertemakan ‘Komunisme dan Radikalisme dalam Pandangan Islam’ yang diselenggarakan oleh Center for Information and Development Studies Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (CIDES ICMI) di Jakarta dalam siaran pers yang dikeluarkan pada Selasa, (19/04/2022).

BACA JUGA

Pemerintah Berkomitmen Lindungi Generasi Muda di Tanah Air dari Paparan Radikalisme

Pemerintah Berkomitmen Lindungi Generasi Muda di Tanah Air dari Paparan Radikalisme

29 Juli 2023
Ini 3 Fokus Pemerintah Indonesia terkait Masalah Pondok Pesantren Al Zaytun

Ini 3 Fokus Pemerintah Indonesia terkait Masalah Pondok Pesantren Al Zaytun

19 Juli 2023
Profesor Inayah dari UIN Sunan Kalijaga Menjadi Narasumber dalam Simposium Internasional di Malaysia

Profesor Inayah dari UIN Sunan Kalijaga Menjadi Narasumber dalam Simposium Internasional di Malaysia

8 Juli 2023

Hadir dalam acara ini Direktur CIDES ICMI, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, Sekretaris CIDES ICMI, Dr. Hery Margono, Sekretaris Jenderal MUI/Wakil Ketua Dewan Pertimbangan ICMI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan, Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat, Prof. Dr. Nanat Fatah Natsir, Dewan Pakar ICMI Pusat, Drs. K.H. Abdul Hamid dan Peneliti Senior CIDES ICMI, MHR Shikka Songge.

Mahfud MD melanjutkan, untuk mencapai tujuan masyarakat tanpa kelas, komunisme berada di titik ekstrem dengan menghalalkan segala cara.

Ia menjelaskan, yaitu kekuasaan negara harus direbut dengan jalan revolusi oleh kelompok proletar. Kekuasaan yang dimiliki negara proletariat tidak boleh dibatasi sehingga disebut diktator ploretariat yang dalam sejarah negara di dunia selalu melahirkan penderitaan dan akhirnya runtuh satu demi satu.

Mahfud menambahkan, radikalisme juga bertentangan dengan ajaran Islam, dari titik paling prinsipil hingga praktik yang dilakukan. Dikarenakan, ajaran Islam meletakkan kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT, sedangkan kebenaran manusia bersifat relatif karena kerelativan zat manusia itu sendiri.

“Oleh karena itu, setiap yang diyakini sebagai kebenaran oleh manusia harus selalu menyisakan ruang untuk melihat dan berdialog dengan kebenaran lain. Hal ini tidak berlaku dalam pandangan radikalisme yang berpangkal pada klaim kebenaran tunggal yang ada pada kelompok mereka sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kelompok lain pasti salah dan harus tunduk pada kebenaran yang mereka yakini. Jika tidak tunduk, maka harus dibinasakan dengan menghalalkan semua cara termasuk penyiksaan dan pembunuhan.

Hal ini menurutnya, juga bertentangan dengan ketetapan Allah SWT dalam ajaran Islam yang menciptakan manusia dan umat manusia itu beragam, tidak seragam.

Mahfud menegaskan, pandangan masyarakat Indonesia berlandaskan ajaran Islam washatiyah telah membentuk kekuatan komunal, sehingga komunisme yang bersifat ekstrem dan anti Tuhan tidak dapat menguasai bangsa Indonesia. Walaupun sempat berkembang dan membentuk partai politik namun tidak berhasil melakukan revolusi dan membentuk diktator ploretariat.

“Demikian pula dengan radikalisme di negara kita tidak mudah berkembang adalah karena Islam yang diyakini oleh masyarakat Indonesia adalah Islam washatiyah,” kata Mahfud.

Ia juga menerangkan, saat ini masih terdapat pemikiran dan kelompok radikal namun perkembangannya masih terkontrol walaupun beberapa kali menunjukkan manifestasinya dalam bentuk aksi teror yang mengorbankan manusia dan harmoni sosial.

Menurutnya, jika paham radikalisme ini tidak terkontrol dan menjadi keyakinan mayoritas umat Islam, tentu Indonesia akan dengan mudah menjadi seperti Syiria dan Afghanistan.

Share11SendTweet7
Previous Post

Bandara Trunojoyo Diresmikan Presiden

Next Post

78 Peserta Lolos Tahap Administrasi Sayembara Konsep Perancangan Kawasan IKN

Next Post
78 Peserta Lolos Tahap Administrasi Sayembara Konsep Perancangan Kawasan IKN

78 Peserta Lolos Tahap Administrasi Sayembara Konsep Perancangan Kawasan IKN

Ketersediaan Angkutan Umum Tanggung Jawab Pemda

Ketersediaan Angkutan Umum Tanggung Jawab Pemda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

26 September 2026
ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

25 September 2026
Gaya Archive, Angkat Budaya Lewat Fesyen

Gaya Archive, Angkat Budaya Lewat Fesyen

25 September 2026
Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

25 September 2026
PLN Group Jalin Kolaborasi Senilai 3,3 Triliun

PLN Group Jalin Kolaborasi Senilai 3,3 Triliun

25 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3076 shares
    Share 1230 Tweet 769
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3394 shares
    Share 1358 Tweet 849
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3039 shares
    Share 1216 Tweet 760
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3073 shares
    Share 1229 Tweet 768
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3081 shares
    Share 1232 Tweet 770

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.