• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home CSR

PLN EPI Resmikan TPS3R di Mataram

by SDGS Admin
18 September 2026
PLN EPI Resmikan TPS3R di Mataram
17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Mataram, Kabar SDGs – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama anak usahanya, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (10/9).

Fasilitas tersebut dibangun untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di sekitar proyek gasifikasi PLTMGU Lombok Peaker. TPS3R menjadi tempat pengolahan sampah organik yang berasal dari pelaku UMKM di kawasan Pantai Bagek Kembar maupun rumah tangga di sekitarnya.

BACA JUGA

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

28 Oktober 2026
Denpasar Salurkan Bantuan Perbaikan 22 Rumah Layak Huni

Denpasar Salurkan Bantuan Perbaikan 22 Rumah Layak Huni

27 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026

Sampah yang dikumpulkan akan dipilah dan diolah sesuai jenis serta potensi pemanfaatannya. Salah satu bentuk pengolahan yang dikembangkan adalah budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), sehingga sampah tidak hanya dikurangi dari lingkungan, tetapi juga dapat diubah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Pembangunan TPS3R tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI. Program ini diarahkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari proses pemilahan di sumber hingga pemanfaatannya kembali menjadi produk yang berguna.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarawati mengatakan persoalan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat yang berada di sekitar fasilitas tersebut. Menurutnya, pengelolaan sampah perlu berjalan bersamaan dengan upaya pemberdayaan ekonomi.

“Persoalan sampah ini menjadi masalah kita semua. Karena itu, kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong bagaimana masyarakat bersama-sama mengelola sampah sehingga manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Erma dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/9/26).

Erma menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN EPI untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat di sekitar wilayah pengembangan infrastruktur energi.

“Harapannya multiplier effectnya tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ada pemberdayaan lainnya. Kita ingin kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat ini semakin erat, termasuk melalui program-program pelatihan dan kerja sama yang dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Camat Sekarbela Arief Satriawan menyampaikan bahwa keberadaan TPS3R dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pengolahan sampah. Fasilitas tersebut juga direncanakan melayani tiga kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Sekarbela.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Dengan adanya TPS3R ini, insya Allah akan mencakup tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Sekarbela untuk pengolahan sampah,” kata Arief.

Ia menjelaskan, sampah yang dibawa ke TPS3R tidak langsung diproses secara keseluruhan, tetapi terlebih dahulu dipilah berdasarkan jenis dan kemungkinan pemanfaatannya.

“Sekarang ini pengolahan sampah memang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Sampah yang dibawa ke sini lebih dulu dipilah. Insya Allah ini akan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang yang mewakili Wali Kota Mataram mengatakan pembangunan TPS3R diharapkan dapat menjadi bagian dari perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.

“Pembangunan TPS3R ini bukan sekadar menyediakan sarana pengelolaan sampah. Lebih dari itu, kita berharap fasilitas ini menjadi bagian dari perubahan perilaku dan budaya masyarakat dalam memperlakukan sampah,” kata Martawang.

Menurutnya, pengelolaan sampah perlu diarahkan agar masyarakat tidak hanya melihatnya sebagai sesuatu yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang masih dapat memberikan manfaat.

“Bantuan yang paling berarti adalah bantuan yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Martawang juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar pengelolaan TPS3R dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Membangun kota yang bersih dan berkelanjutan tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.

Selain membangun fasilitas TPS3R, PLN EPI turut mengembangkan pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot BSF. Sampah organik yang berasal dari UMKM di Pantai Bagek Kembar dan rumah tangga sekitar diarahkan menjadi bahan pakan maggot.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PLN EPI memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat mengenai pengolahan sampah organik dan budidaya maggot. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ketua Kelompok Bale Maggot Muhammad Ridwan mengatakan pelatihan yang diberikan membantu masyarakat memahami cara mengolah sampah organik menjadi bagian dari kegiatan budidaya maggot.

“Melalui pelatihan ini kami belajar bagaimana sampah organik yang sebelumnya hanya dibuang dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Harapannya kegiatan ini bisa terus berkembang sehingga selain membantu mengurangi sampah, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok dan masyarakat,” kata Ridwan.

Penggabungan pengelolaan TPS3R dengan budidaya maggot BSF menjadi salah satu upaya mengembangkan konsep ekonomi sirkular di kawasan Bagek Kembar. Sampah organik yang sebelumnya menjadi limbah diarahkan menjadi sumber daya produktif, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kawasan wisata pesisir yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Melalui program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat tersebut, PLN EPI bersama para pemangku kepentingan mendorong agar keberadaan proyek energi di wilayah sekitar juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Share7SendTweet4
Previous Post

Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa

Next Post

Gajah Diego Mati di PLG Minas

Next Post
Gajah Diego Mati di PLG Minas

Gajah Diego Mati di PLG Minas

PHE WMO Dorong Warga Sidorukun Berwirausaha

PHE WMO Dorong Warga Sidorukun Berwirausaha

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan Internasional ke Bali

5 November 2026
Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

Debit Air Baku Menyusut Distribusi Air Bersih PPU Terancam

5 November 2026
BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1

5 November 2026
Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

Pemuda Masjid Dunia Salurkan Bantuan untuk 3.600 Warga Flores

5 November 2026
Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

Peretasan Binance Jadi Peringatan bagi Industri Kripto Indonesia

4 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4558 shares
    Share 1823 Tweet 1140
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4206 shares
    Share 1682 Tweet 1052
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4231 shares
    Share 1692 Tweet 1058
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4259 shares
    Share 1704 Tweet 1065

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.