• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home AKADEMIKA

Wujudkan Tridarma Perguruan Tinggi, UNU Yogyakarta Prioritaskan Penanganan Stunting

by SDGS Admin
20 April 2023
Wujudkan Tridarma Perguruan Tinggi, UNU Yogyakarta Prioritaskan Penanganan Stunting
27
SHARES
169
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, KabarSDGs – UNU Yogyakarta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) “Penajaman Strategi Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting” di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta, Kamis-Jumat, 16-17 Maret 2023.

Agenda tersebut digelar Sekretariat Kabinet (Setkab) Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Pusat Studi Kependudukan dan Kesejahteraan Keluarga (Pusdeka), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta.

BACA JUGA

Alfamart Perluas Program “Satu Telur Sehari” di 2025, Targetkan 1.000 Anak Balita

Alfamart Perluas Program “Satu Telur Sehari” di 2025, Targetkan 1.000 Anak Balita

25 Juni 2025
Forikan Aceh Berikan 10,8 Ton Ikan Segar ke Warga untuk Tangani Stunting

Forikan Aceh Berikan 10,8 Ton Ikan Segar ke Warga untuk Tangani Stunting

24 Desember 2024
Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Hadapi Stunting

Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan untuk UMKM dan Hadapi Stunting

20 Desember 2024

Diketahui, masalah stunting merupakan isu bersama yang menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk kampus. UNU Yogyakarta berkomitmen menjadikan stunting sebagai isu prioritas dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Rektor UNU Yogyakarta, Widya Priyahita menjelaskan selama dua hari FGD membahas dinamika penanganan stunting, terutama di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Hal itu kemudian menjadi bekal untuk merumuskan rekomendasi dan mendorong lahirnya sejumlah komitmen dari para pemangku kepentingan.

Pertama, PW NU DIY dan PW Muhammadiyah DIY selaku perwakilan elemen masyarakat sipil berkomitmen untuk mengaktivasi jaringan kerja di level cabang dan ranting untuk terlibat dalam percepatan penanganan stunting di DIY.

“UNU Yogyakarta juga berkomitmen untuk menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu isu prioritas dalam implementasi tri-darma PT,” ujar Widya dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, UNU Yogyakarta juga mendorong lahirnya jaringan kerja perguruan tinggi di DIY untuk bersinergi dan berbagi peran dalam upaya percepatan penanganan stunting di DIY.

“Kami juga mendorong lahirnya jaringan kerja PTNU se-Indonesia untuk bersinergi dan berbagi peran dalam upaya percepatan penanganan stuntin dan ikut mengembangkan knowledge management system atas praktik penanganan stunting di Indonesia,” ungkapnya.

Widya menjelaskan, peserta FGD berkomitmen untuk menyuarakan lebih luas pentingnya isu stunting sekaligus mengajak multi-pihak untuk bersinergi dan meningkatkan peran sertanya dalam percepatan penanganan stunting di Indonesia.

“Sebagaimana tema FGD, diharapkan forum ini dapat menajamkan strategi pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Indonesia khususnya di DIY,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, KH. Imam Aziz, mengingatkan lima pilar penting dalam penanganan stunting.

Kelimanya adalah komitmen dan visi kepemimpinan komunikasi perubahan perilaku, konvergensi intervensi spesifik dan sensitif, peningkatan ketahanan pangan dan gizi, dan penguatan dan pengembangan sistem data, informasi, riset & inovasi.

“Melalui lima pilar ini, pemerintah menargetkan stunting turun 14 persen pada 2024,” jelas Imam.

Deputi Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Kantor Sekretariat Wapres (Setwapres), Suprayoga Hadi, menerangkan, Yogyakarta dapat menjadi contoh daerah yang menangani stunting melalui pendekatan kultural.

“Pendekatan kultural ini dapat mengubah mindset masyarakat yang selama ini turut berkontribusi sebagai penyebab stunting. Mengubah mindset ini tidak mudah,” ujarnya.

FGD ini juga dihadiri Kepala BKKBN DIY, perwakilan Kementerian Agama, serta jajaran pemerintah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Selain itu, hadir pula kepala desa, akademisi, perwakilan NU dan Muhammadiyah, Satuan Tugas Percepatan Penurunan Stunting (Satgas PPS) DIY, serta kader posyandu. Semua peserta FGD sepakat untuk bersama-sama bergerak menurunkan angka stunting di DIY.

Share11SendTweet7
Previous Post

Menhub dan Kapolri Tinjau Langsung Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara Juanda Surabaya

Next Post

Komite Olimpiade Indonesia Siap Sambut NOC Perwakilan dari 69 Negara

Next Post
Komite Olimpiade Indonesia Siap Sambut NOC Perwakilan dari 69 Negara

Komite Olimpiade Indonesia Siap Sambut NOC Perwakilan dari 69 Negara

Gempa Bumi Magnitudo 7.3 Guncang Kepulauan Mentawai

Gempa Bumi Magnitudo 7.3 Guncang Kepulauan Mentawai

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

Workshop Tari Nusantara Hadirkan Kolaborasi Gerak sebagai Identitas Budaya IKN

5 Desember 2025
Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

Pembangunan Mini Teater Perpustakaan Bontang Dipastikan Berjalan dengan Pengawasan Ketat

5 Desember 2025
DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

DPMPTSP Bontang Perkuat Layanan Inklusif untuk Warga Berkebutuhan Khusus

5 Desember 2025
PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025

POPULAR

  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.