• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni

by SDGS Admin
8 Mei 2026
Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni
18
SHARES
113
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menghadirkan program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas dan keberlanjutan komunitas seni pertunjukan di Indonesia. Program ini menjadi ruang pengembangan yang tidak hanya berfokus pada penciptaan karya, tetapi juga pada peningkatan manajemen, jejaring, dan profesionalisme pelaku seni.

Program yang sebelumnya digelar pada 2016 hingga 2019 ini kini hadir dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap perkembangan industri seni. Melalui inisiatif ini, para pelaku seni didorong untuk tidak hanya menghasilkan karya berkualitas, tetapi juga mampu membangun sistem kerja yang terstruktur dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Prof Bhayu Rhama Pimpin KSBN Palangka Raya

Prof Bhayu Rhama Pimpin KSBN Palangka Raya

21 Juni 2026
Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

8 Mei 2026
Tanjungpinang Siapkan Festival KACI 2025 Tampilkan Budaya Melayu ke Dunia

Tanjungpinang Siapkan Festival KACI 2025 Tampilkan Budaya Melayu ke Dunia

14 November 2025

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian, menegaskan komitmen jangka panjang lembaganya dalam membangun ekosistem seni pertunjukan di Indonesia. “Bakti Budaya Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem seni pertunjukan yang berkelanjutan di Indonesia. Melalui Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026, kami ingin menciptakan ruang yang tidak hanya mendorong lahirnya karya-karya berkualitas, tetapi juga memperkuat fondasi para pelaku seni, mulai dari proses kreatif, manajerial, hingga bagaimana karya tersebut dapat bertemu dengan publik secara lebih luas dan terstruktur,” ujarnya.

Program ini terbuka bagi komunitas dan sanggar seni dari seluruh Indonesia yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal, baik dalam bentuk tari, musik, teater, sastra, maupun pertunjukan kontemporer. Sebagai tahap awal, kegiatan akan diawali dengan roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan yang digelar di empat kota, yaitu Kupang, Banjarmasin, Tasikmalaya, dan Lampung.

Peserta yang dapat mengikuti program ini merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 hingga 35 tahun yang mewakili komunitas seni dengan rekam jejak di bidang pertunjukan. Pendaftaran telah dibuka sejak 13 April hingga 31 Mei 2026 dengan mekanisme pengajuan proposal karya yang memuat konsep kreatif, profil tim, hingga rencana produksi.

Dari seluruh peserta, akan dipilih 13 proposal terbaik yang berhak mendapatkan dukungan dana produksi, workshop, serta pendampingan dari para praktisi seni berpengalaman. Program ini akan melalui sejumlah tahapan seleksi dan pengembangan hingga akhirnya karya terpilih dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pada akhir tahun 2026.

Proses kurasi melibatkan sejumlah tokoh seni seperti Keni Soeriaatmadja dan Mitae Mita, sementara tahap penjurian akhir akan menghadirkan Garin Nugroho dan Toto Arto. Keterlibatan para praktisi ini diharapkan mampu menjaga kualitas artistik sekaligus kesiapan produksi karya.

Keni Soeriaatmadja menilai program ini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan seniman muda di Indonesia. “Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia menurut saya jadi inisiatif yang penting karena bukan hanya memberi ruang, tapi benar-benar merawat tumbuhnya seniman muda. Di sini, ide dan praktik mereka punya kesempatan untuk berkembang dan dikenal lebih luas, bahkan hingga ke level internasional. Yang menarik, program ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tapi juga pada proses, bagaimana ruang belajar yang kritis, dialog yang terbuka, dan dokumentasi bisa berjalan beriringan. Hal-hal seperti ini yang justru memperkaya perjalanan seni pertunjukan kita. Saya percaya, selama ruang-ruang seperti ini terus dijaga dan dikembangkan, ekosistem seni kita akan semakin hidup, inklusif, dan punya relevansi yang kuat dengan perkembangan zaman,” tuturnya.

Melalui program ini, Bakti Budaya Djarum Foundation berharap dapat menjadi penggerak lahirnya karya-karya inovatif sekaligus memperkuat jaringan antar pelaku seni di Indonesia. “Kedepannya, kami berharap semakin banyak komunitas yang tidak hanya mampu berkarya, tetapi juga memiliki sistem kerja yang kuat dan berkelanjutan. Ekosistem seni pertunjukan yang sehat hanya bisa terbangun jika seluruh elemennya, mulai dari seniman, manajer, hingga audiens bertumbuh bersama. Dan kami di Bakti Budaya Djarum Foundation berupaya untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Renitasari.

Share7SendTweet5
Previous Post

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Next Post

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Next Post
Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

AHRT Bidik Podium di Mandalika

AHRT Bidik Podium di Mandalika

10 Agustus 2026
Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

10 Agustus 2026
PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 65 Keluarga

PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 65 Keluarga

10 Agustus 2026
FOTILE Perluas Pasar dengan Produk untuk Semua

FOTILE Perluas Pasar dengan Produk untuk Semua

10 Agustus 2026
Zankore by Indosat Dorong Indonesia Jadi Hub AI

Zankore by Indosat Dorong Indonesia Jadi Hub AI

10 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1545 shares
    Share 618 Tweet 386
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1549 shares
    Share 620 Tweet 387
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1528 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1579 shares
    Share 632 Tweet 395

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.