• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
6 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

by Riski Yanti
8 Mei 2026
Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan
21
SHARES
133
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Curug, KabarSDGs – Keselamatan pengoperasian helikopter merupakan hal yang sangat krusial, karena meningkatnya tren kejadian helikopter dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Khususnya yang berkaitan dengan risiko Controlled Flight Into Terrain (CFIT).

Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Capt. Megi H. Helmiadi, dalam FGD “Peningkatan Profesionalitas Pilot Helicopter Dalam Mencegah Controlled Flight Into Terrain (CFIT)” yang berlangsung di kampus PPI Curug, pada Selasa. (5/5)

BACA JUGA

Penerbangan Perdana Spring Airlines, Rute Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta Tarik Wisman

Penerbangan Perdana Spring Airlines, Rute Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta Tarik Wisman

23 Juni 2026
Indonesia Perkuat Konektivitas Udara di Tengah Tantangan Sektor Penerbangan

INACA Mengapresiasi Relaksasi Fuel Surcharge

18 Mei 2026
InJourney Airports Layani 38,20 Juta Penumpang Pesawat Pada Kuartal I/2026, Naik 5%

InJourney Airports Layani 38,20 Juta Penumpang Pesawat Pada Kuartal I/2026, Naik 5%

9 April 2026

Capt. Megi mengungkapkan bahwa, kejadian tersebut tentu menjadi pengingat bahwa upaya peningkatan keselamatan tidak boleh berhenti, melainkan harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Terutama pengoperasian Helikopter yang melayani sektor transportasi khusus, evakuasi medis (air ambulance), SAR, penanganan bencana/kebakaran, hingga pariwisata. Dimana Helikopter menjadi solusi transportasi efektif untuk menjangkau daerah terpencil dan pulau-pulau.

“Hal inilah yang mendasari PPI Curug untuk menyediakan diskusi akademik bagi para praktisi dan operator penerbangan sebagai wadah untuk berdiskusi, membagikan perspektif, dan bertukar pengalamannya dalam rangka meningkatkan keselamatan pengoperasian helikopter di Indonesia.” Ungkapnya.

FGD ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, yaitu Capt. Rudy Rooroh, Capt. M. Nasir, Capt. Hendra Haryono (Asosiasi Pilot Helicopter Indonesia/APHI), Capt. Megi H. Helmiadi (Direktur PPI Curug), Capt. Donny Hardjanto (Ikatan Pilot Indonesia/IPI), Capt. Ridwan (Managing Director PT Penerbangan Angkasa Semesta), serta Capt. Rubijanto (President Director PT Trigana Air).

Hal ini, ungkap Capt. Megi, guna memberikan perspektif yang komprehensif dari sisi operator, asosiasi profesi, hingga institusi pendidikan dan pelatihan.

Diskusi yang berlangsung secara akademis dan konstruktif ini menghasilkan berbagai perspektif, best practices, serta rekomendasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelatihan dan operasional penerbangan helikopter di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hasil diskusi tidak hanya berhenti sebagai rekomendasi praktis bagi industri, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran bagi dosen, instruktur, dan taruna.

Lebih lanjut, hasil FGD ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi kajian ilmiah dan riset terapan yang berkontribusi pada penguatan budaya keselamatan penerbangan di Indonesia,” Pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, memadukan kehadiran langsung dengan partisipasi daring melalui platform Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube, sehingga menjangkau peserta yang lebih luas dari berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan pelaksanaan Focus Group Discussion ini, dapat disimpulkan bahwa keselamatan operasi helikopter sangat dipengaruhi oleh kompetensi, kedisiplinan, kewaspadaan situasional, serta kemampuan pengambilan keputusan pilot dalam menghadapi kondisi operasional yang kompleks.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD ini akan menjadi referensi dalam pembahasan bersama regulator terkait penyusunan dan penyempurnaan standar Competency Based Training and Assessment (CBTA) bagi pilot helikopter di Indonesia, khususnya dalam mitigasi risiko CFIT. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sistem pelatihan yang adaptif terhadap dinamika operasional penerbangan modern.

Hal ini karena operasi helikopter memiliki karakteristik yang berbeda dengan penerbangan fixed-wing, karena sering dilakukan pada ketinggian rendah, medan terbatas, area pegunungan, kondisi cuaca yang cepat berubah, serta lingkungan operasi yang dinamis.

Oleh karena itu, risiko CFIT menjadi salah satu ancaman serius yang perlu dimitigasi melalui peningkatan profesionalitas pilot, penguatan pelatihan, pemahaman prosedur, serta budaya keselamatan yang konsisten.

Share8SendTweet5
Previous Post

Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

Next Post

Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Next Post
Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

6 Agustus 2026
Hyundai Luncurkan STARIA Electric dan Hybrid di GIIAS 2026

Hyundai Luncurkan STARIA Electric dan Hybrid di GIIAS 2026

6 Agustus 2026
Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

Indonesia Tambah Tiga Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

6 Agustus 2026
Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

Jember Perkuat Posisi Sebagai Kota Cerutu Dunia

6 Agustus 2026
Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

Pertamina Lubricants Latih Guru 54 SMK dari Seluruh Indonesia Menjadi ‘Teacherpreneur’ Otomotif

5 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1675 shares
    Share 670 Tweet 419
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1395 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1387 shares
    Share 555 Tweet 347
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.