• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Menteri PPPA: Dampingi Anak-anak Menuju Normal Baru

by Editor
25 Juli 2020
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dalam Webinar Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19, Sabtu (25/7). Foto: Kemen-PPPA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dalam Webinar Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19, Sabtu (25/7). Foto: Kemen-PPPA

34
SHARES
210
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga menilai perlindungan anak-anak dari virus corona baru (COVID-19) harus lebih komprehensif. Sebab, berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dihimpum pada 17 Maret-20 Juli, jumlah kasus anak-anak terkonfirmasi terpapar COVID-19 mencapai 2.712 kasus.

Bintang mengatakan, kesehatan fisik dan mental anak-anak harus menjadi perhatian utama menuju normal baru. Kesehatan fisik terkait ketahanan ekonomi keluarga yang memengaruhi pemenuhan gizi. Sementara kesehatan mental berhubungan dengan penyesuaian menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kondisi ini dapat menyebabkan anak merasa kesepian, tertekan, dan kebingungan.

BACA JUGA

IDAI: Anak Rawan Tertular Covid-19 dari Orangtua

IDAI: Anak Rawan Tertular Covid-19 dari Orangtua

20 November 2020
Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) bersama Fatayat Nahdlatul Ulama menggelar webinar "Anak Terlindungi, Indonesia Maju" dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2020, Senin (27/7). Foto: PKJS-UI

PKJS-UI: Buat Harga Rokok Tidak Terjangkau Anak

28 Juli 2020
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. Foto: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Peringatan HAN 2020, Anak Indonesia Tetap Optimistis

24 Juli 2020

“Karenanya dibutuhkan pendampingan mental dan emosional secara langsung,” ujarnya dalam siaran pers diterima KabarSDGs, Sabtu (25/7).

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) melakukan berbagai upaya untuk kepentingan anak-anak selama pandemi dan adaptasi menuju normal baru. Mereka menginisiasi Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (BERJARAK), menerbitkan protokol kesehatan, melakukan pendampingan kasus COVID-19 pada anak-anak rentan, pembuatan dan penyebarluasan materi KIE ramah anak di berbagai media terkait isu-isu anak dan pengasuhan keluarga, pemberian paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak, dan memberikan layanan Psikologi Sehat Jiwa (SEJIWA).

Sebagai bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional 2020, Menteri Bintang beraudiensi dengan perwakilan anak-anak di seluruh Indonesia. Dia mendengarkan pendapat anak-anak tentang pandemi COVID-19 dan proses penyusunan Suara Anak Indonesia 2020.

Kemen-PPPA juga telah memperkuat kerja sama dengan Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dengan menjadi Pelopor dan Pelapor (2P). Jejaring layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) juga dipererat.

Terpisah, Dokter Spesialis Anak Damayanti Rusli mengatakan, pemberian asupan makanan bergizi untuk anak penting. Langkah ini dapat membantu pembentukan daya tahan tubuh, sehingga mencegah pemaparan virus.

“Semua asupan makanan bergizi yang kita konsumsi akan membentuk sel-sel kekebalan tubuh. Zat yang membentuk sel kekebalan tubuh adalah protein, karbohidrat, dan lemak, sementara vitamin serta mineral berfungsi mengkatalis reaksi pergantian sel-sel tubuh,” ujarnya.

Ketika daya tahan tubuh bagus, dia menambahkan, tubuh bisa mengenali virus yang akan masuk dan menyingkirkannya. “Tapi, jika mengalami malnutrisi atau gizi buruk dan akhirnya memiliki daya tahan tubuh kurang bagus, tubuh tidak mengenali virus yang akan masuk sehingga dapat bebas berkembang biak di dalam tubuh.”

Selain pemenuhan asupan makanan bergizi, menurut Damayanti, pemberian imunisasi dasar penting bagi kesehatan dan keberlangsungan tumbuh kembang anak. Namun, berdasarkan survei Kementerian Kesehatan pada Juni 2020, hampir 80 persen pelayanan Puskesmas dalam bentuk Posyandu terhenti. Mayoritas alasannya adalah kekhawatiran komunitas terhadap COVID-19.

Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Ahmad Surtawan menilai, layanan imunisasi dasar tetap diberikan di Puskesmas, praktik pribadi dokter, atau rumah sakit sesuai jadwal. Kegiatan dilakukan sesuai protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan tersebut dapat dilakukan melalui pengaturan jadwal kedatangan agar anak tidak berkumpul terlalu lama. Di wilayah dengan kasus COVID-19 tinggi, diusahakan ada petugas yang menanyakan terkait kontak dengan orang yang terpapar COVID-19. Anak dijaga agar tidak berada di sekitar fasilitas kesehatan. Jauhi orang yang sedang batuk,” ujar Ahmad.

Dia menambahkan, dokter atau petugas kesehatan yang berusia lebih dari 65 tahun tidak perlu berhadapan langsung dengan pasien. Namun, mereka tetap membantu menyebarkan informasi terkait pencegahan COVID-19 dan program imunisasi melalui media sosial atau media lainnya.

Share14SendTweet9
Previous Post

1.577 Warga Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet

Next Post

KSP Diminta Beritegrasi Dengan Koperasi Lainnya

Next Post
Teten Masduki

KSP Diminta Beritegrasi Dengan Koperasi Lainnya

Banjir Landa Bolaang Mongondow, 905 Warga Mengungsi

Banjir Landa Bolaang Mongondow, 905 Warga Mengungsi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.