• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Mahasiswa UGM Kembangkan Tongkat Pintar Multifungsi untuk Lanjut Usia dan Tunanetra

by SDGS Admin
16 September 2022
Mahasiswa UGM Kembangkan Tongkat Pintar Multifungsi untuk Lanjut Usia dan Tunanetra
31
SHARES
196
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

YOGYAKARTA, Kabar SDGs – Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan tongkat pintar multifungsi untuk mendeteksi kesehatan dan proteksi lanjut usia serta tunanetra.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran UGM, Johana Gracia menerangkan, pihaknya mengembangkan tongkat pintar tersebut karena rasa empati kami terhadap lansia.

BACA JUGA

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

Dosen UIN Ar Raniry Raih Juara Research Expo 2026

13 Februari 2026
Dispusip Berau Harap Bantuan Buku Braille Kembali Mengalir dari Pemerintah Pusat

Dispusip Berau Harap Bantuan Buku Braille Kembali Mengalir dari Pemerintah Pusat

26 Oktober 2025
Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

Mahasiswa UGM Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di IKN

14 Juni 2025

“Karena, mereka rentan terjatuh, bahkan sampai masuk rumah sakit. Maka, kami membuat tongkat pintar ini untuk membantu mereka sehari-hari,” ujarnya saat konferensi pers di Ruang Fortakgama UGM di Yogyakarta, Jumat, 16 September 2022 dikutp dari Antara.

Diketahui, tongkat pintar tersebut dinamai “In-SWALST” (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time Health Monitoring) tersebut dikembangkan Johana bersama Kristian Bima Aryayudha (Elektronika dan Instrumentasi), Kenniskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer), Abdul Adzim Iftikar Mardiansjah (Teknik Mesin), Yovanti Trifa Mivea (Elektronika dan Instrumentasi), Elmara Nugra Ristia (Kehutanan), dan Fatma Tiara Mahfudiani (Kehutanan).

Menurut Johana, tongkat pintar itu dikembangkan dengan sejumlah fitur penting, di antaranya sensor pendeteksi kesehatan berupa saturasi oksigen, detak jantung, dan suhu tubuh yang terhubung langsung ke website In-SWALST secara real time.

“Jadi data kesehatan yang sudah terukur melalui tongkat ini akan langsung masuk ke website,” jelasnya.

Sementara itu, Mahasiswa UGM lainnya, Aryayudha menambahkan, tongkat jalan tersebut juga memiliki banyak fungsi proteksi untuk memberikan keamanan lebih bagi para lansia dan tunanetra.

Ia menjelaskan, tongkat In-SWALST tersebut akan bergetar saat terdapat objek di depan pengguna yang berjarak sekitar 75 cm. Dengan fitur tersebut, dapat menurunkan risiko jatuh karena menabrak objek bagi para lansia dan tunanetra.

“Untuk menekan risiko jatuh pada lansia dan tunanetra kami mengintegrasikan sensor posisi, sehingga saat tongkat maupun pengguna terjatuh, alarm pada tongkat akan berbunyi, sehingga orang sekitar bisa datang memberikan bantuan,” pungkas Arya.

Share12SendTweet8
Previous Post

Pemerintah Indonesia dan Belanda Adakan MoU di Bidang Ekonomi Kreatif

Next Post

Ikan Belida, Satwa Dilindungi yang Masih Dikonsumsi Masyarakat

Next Post
Ikan Belida, Satwa Dilindungi yang Masih Dikonsumsi Masyarakat

Ikan Belida, Satwa Dilindungi yang Masih Dikonsumsi Masyarakat

Lebih dari 1.500 Peserta Ikuti Olympic Day di Area SGBK

Lebih dari 1.500 Peserta Ikuti Olympic Day di Area SGBK

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Sepuluh Tokoh Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger

Sepuluh Tokoh Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger

3 Juni 2026
DPRD Surabaya Soroti Potensi Pajak Rumah Kos

DPRD Surabaya Soroti Potensi Pajak Rumah Kos

3 Juni 2026
Pemerintah Percepat Pemulihan UMKM Pascabencana Sumatera

Pemerintah Percepat Pemulihan UMKM Pascabencana Sumatera

3 Juni 2026
PLN Lampung Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik

PLN Lampung Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik

3 Juni 2026
Unwar olah Bonggol Pisang jadi Produk Pangan Bernilai Ekonomi

Unwar olah Bonggol Pisang jadi Produk Pangan Bernilai Ekonomi

2 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    175 shares
    Share 70 Tweet 44

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.