Lampung, Kabar SDGs – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat dukungannya terhadap percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penambahan infrastruktur pengisian daya dan peningkatan kualitas layanan bagi pengguna.
Sampai Mei 2026, PLN UID Lampung telah mengoperasikan 83 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 51 titik strategis di berbagai wilayah Lampung. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya PLN untuk mengimbangi pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik yang semakin meningkat, baik di kalangan masyarakat maupun dalam kegiatan operasional perusahaan.
Pemanfaatan kendaraan listrik juga telah diterapkan dalam aktivitas internal PLN UID Lampung. Saat ini, sebanyak 51 unit kendaraan listrik digunakan untuk menunjang mobilitas petugas di sejumlah wilayah kerja. Penggunaan kendaraan ramah lingkungan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dari aktivitas perusahaan.
Sebagai langkah untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik, PLN UID Lampung menghadirkan SPKLU Lounge yang berlokasi di Kantor PLN UID Lampung. Fasilitas ini disiapkan sebagai ruang tunggu selama proses pengisian daya kendaraan berlangsung.
Berbagai sarana pendukung tersedia di area tersebut, mulai dari pendingin ruangan, tempat duduk yang nyaman, toilet, hingga televisi. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan pengguna memanfaatkan waktu pengisian daya untuk beristirahat ataupun tetap menjalankan aktivitas secara produktif.
General Manajer PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik harus didukung dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai dan mudah diakses masyarakat.
“PLN UID Lampung terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas,” kata Rizky Mochamad.
Ia menjelaskan, saat ini jaringan SPKLU yang dimiliki PLN UID Lampung telah menjangkau berbagai lokasi penting, baik di ruas jalan tol maupun kawasan perkotaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik saat melakukan perjalanan.
Dari total 83 unit SPKLU yang tersedia, sebanyak 39 EV Charger berada di 17 lokasi jalur tol guna mendukung perjalanan antardaerah. Sementara itu, 44 EV Charger lainnya tersebar di 34 lokasi non-tol yang mencakup pusat kota, kawasan perkantoran, pusat layanan publik, hingga area komersial.
Tidak hanya memperluas jangkauan, PLN UID Lampung juga meningkatkan kualitas layanan melalui penerapan teknologi fast charging dan ultra fast charging pada sejumlah SPKLU. Teknologi tersebut memungkinkan proses pengisian daya kendaraan berlangsung lebih cepat sehingga memberikan efisiensi waktu bagi pengguna.
“Selain mendukung efisiensi operasional, penggunaan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari upaya bersama, dalam mewujudkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Rizky Mochamad.
PLN UID Lampung menyatakan akan terus mengembangkan infrastruktur pengisian daya yang andal, mudah dijangkau, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik di Provinsi Lampung.












Discussion about this post