• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Indonesia Butuh Kebijakan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

by Fiani Sukarta
14 Desember 2020
Indonesia Butuh Kebijakan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
28
SHARES
175
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Tantangan perekonomian dunia di masa depan diprediksi akan berubah total dibandingkan beberapa tahun ke belakang, apalagi ditambah adanya pandemi covid-19 yang mengguncang sektor ekonomi global.

Kepala Subbidang Pendanaan Perubahan Iklim Lainnya Kementerian Keuangan Noor Syaifudin mengatakan, pandemi covid-19 berdampak negatif pada sisi permintaan dan penawaran serta memberikan efek domino ke berbagai aspek. Hal itu dia sampaikan dalam Webinar bertajuk “Membangun Indonesia Lebih Hijau & Tangguh dalam Rangka Pemulihan COVID-19 dengan Pembangunan Rendah Karbon”, Senin (14/12).

BACA JUGA

PLTA Batang Toru Didorong Rampung Tahun Ini

PLTA Batang Toru Didorong Rampung Tahun Ini

4 Agustus 2026
Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

19 Juni 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026

“Tantangan di bidang ekonomi di masa depan akan semakin tak terduga. Oleh karena itu, kita butuh kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Noor.

Pandemi dan perubahan iklim harus mendorong kebijakan yang ramah lingkungan agar sektor ekonomi dapat berjalan lebih stabil. “Virus covid-19 masih eskalatif dan kita belum tahu kapan ini berakhir. Memang sudah ada vaksin, tetapi belum teruji dengan benar efektivitasnya,” ujarnya.

Noor menilai perbaikan ekonomi yang berkelanjutan masih terus berjalan. Bahkan, konsumsi masyarakat membaik di kuartal terakhir tahun 2020. “Selain itu, kinerja UMKM mulai membaik, apalagi ada stimulus dari pemerintah. Namun, beberapa korporasi besar masih menghadapi tantangan di tengah rendahnya permintaan dan aktivitas ekonomi,” tutur dia.

Maka dari itu, ekonomi hijau menjadi kunci akselerator reformasi struktural. Apalagi, terjadi peningkatan tren kerjasama internasional terkait perbaikan lingkungan, seperti Paris Agreement pada 2016. “Green economy menguntungkan tak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi sektor ekonomi itu sendiri. Di Indonesia, instrument pembiayaan seperti Green Bond juga semakin populer,” kata dia.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Green Bond adalah efek bersifat utang yang dana hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai atau membiayai ulang sebagian atau seluruh kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan (KUBL).
Selain itu, kata Noor, pemerintah terus berfokus untuk mensosialisasikan kebijakan hidup berkelanjutan pada sektor pendidikan. “Hal ini dilakukan agar SDM Indonesia semakin kenal dan sadar akan pelestarian lingkungan.” P. NITYAKANTI

Share11SendTweet7
Previous Post

Industri Pelayaran Belum Pulih

Next Post

Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Next Post
Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Sandal Hotel Ramah Lingkungan Peluang Ekonomi Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

POSCO Perkuat Pasokan Baja untuk Industri Nasional

POSCO Perkuat Pasokan Baja untuk Industri Nasional

25 Agustus 2026
Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Diperiksa Pascagempa NTT

Keandalan Fasilitas Kesehatan di Ende dan Sikka Diperiksa Pascagempa NTT

24 Agustus 2026
Surabaya Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah dengan Pisang Danor

Surabaya Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah dengan Pisang Danor

24 Agustus 2026
Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

24 Agustus 2026
Air Irigasi Dialirkan Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Air Irigasi Dialirkan Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

24 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1989 shares
    Share 796 Tweet 497
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2004 shares
    Share 802 Tweet 501

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.