Jakarta, Kabar SDGs – Perusahaan baja asal Korea Selatan, POSCO, memperluas kerja sama bisnisnya di Indonesia melalui kolaborasi dengan PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 20 Agustus 2026 untuk mendukung kebutuhan bahan baku baja bagi kegiatan produksi perusahaan.
Melalui kesepahaman tersebut, POSCO akan menjadi salah satu pemasok utama Cold Rolled Coil (CRC) atau baja canai dingin yang digunakan dalam produksi drum baja PT Pelangi Indah Canindo Tbk, perusahaan dengan kode saham PICO.
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kepastian ketersediaan bahan baku sekaligus mendukung rencana peningkatan kapasitas dan pengembangan usaha perusahaan di Indonesia. Stabilitas pasokan dinilai penting bagi industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan kesinambungan proses produksi dan kemampuan perusahaan menjaga daya saing.
Direktur PT Pelangi Indah Canindo Tbk, Rubianto, mengatakan kemitraan dengan POSCO diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan rantai pasok sekaligus mengurangi sejumlah risiko yang berkaitan dengan harga komoditas dan biaya distribusi.
“Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan. Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok,” kata Rubianto dalam penjelasan kepada otoritas bursa.
Kepastian pasokan bahan baku tersebut diharapkan dapat menghasilkan efisiensi yang pada akhirnya meningkatkan daya saing produk PT Pelangi Indah Canindo Tbk, khususnya untuk produk drum baja yang menjadi bagian dari lini manufaktur perusahaan.
Rubianto menilai kualitas dan konsistensi bahan baku menjadi faktor penting dalam mendukung rencana peningkatan produksi. Kerja sama dengan POSCO pun ditempatkan sebagai salah satu bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis.
“Bahan baku CRC yang berkualitas dan konsisten dari POSCO memastikan kami dapat meningkatkan kapasitas produksi tanpa kompromi pada mutu produk,” tambah Rubianto.
Dari sisi POSCO, dukungan terhadap pengembangan bisnis PT Pelangi Indah Canindo Tbk akan dilakukan melalui jaringan distribusi yang dimiliki perusahaan. Senior Vice President POSCO Group Hong Sam Soo menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung rencana ekspansi mitranya di pasar Indonesia.
“Sebagai mitra global, POSCO siap mendukung penuh peta jalan ekspansi Perseroan di Indonesia melalui jaringan distribusi yang dimiliki. Kami berkomitmen menyediakan pasokan CPIC (Cold Ralled (\til) yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan industri yang tinggi,” kata Hong Sam Soo.
Kolaborasi antara PT Pelangi Indah Canindo Tbk yang telah menjalankan bisnis selama 43 tahun dan POSCO diharapkan dapat memperkuat rantai industri manufaktur kemasan berbahan baja di Indonesia. Ketersediaan material berkualitas juga berpotensi mendukung peningkatan standar produksi steel drum untuk kebutuhan industri nasional.
Meski demikian, PT Pelangi Indah Canindo Tbk menegaskan bahwa MoU tersebut masih merupakan kesepahaman awal dan belum menjadi perjanjian definitif yang secara langsung memberikan dampak finansial bagi perusahaan.
Hingga informasi tersebut disampaikan kepada publik, perusahaan belum dapat mengukur adanya dampak material dari kerja sama tersebut terhadap pendapatan, laba, aset, kewajiban, maupun kondisi keuangan Perseroan.
Realisasi kerja sama selanjutnya masih menunggu pembahasan lebih lanjut dan kesepakatan definitif antara kedua pihak. Kendati demikian, kemitraan dengan POSCO membuka peluang bagi PT Pelangi Indah Canindo Tbk untuk membangun rantai pasokan bahan baku yang lebih stabil, meningkatkan efisiensi produksi, serta mendukung rencana ekspansi kapasitas manufaktur di Indonesia.










Discussion about this post