• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

by Fiani Sukarta
14 Desember 2020
Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan
22
SHARES
140
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah berencana melakukan program percepatan transisi menuju pencapaian target 23 persen dalam penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) pada 2025. Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris Yahya mengatakan, karena alasan tersebut, pemerintah berfokus pada penerapan EBT yang lebih cepat untuk dibangun dengan biaya pembangkitan yang kompetitif.

“Hal ini juga dipicu oleh adanya penurunan permintaan listrik di perusahaan. Menurun sekitar minus 2,4 persen pada 2020,” kata Harris dalam Webinar bertajuk “Membangun Indonesia Lebih Hijau & Tangguh dalam Rangka Pemulihan COVID-19 dengan Pembangunan Rendah Karbon”, Senin (14/12).

BACA JUGA

Kalbar Masuk Prioritas Pengembangan Mineral Kritis Nasional Melalui Blok Melawi dan Boyan Hulu

Kalbar Masuk Prioritas Pengembangan Mineral Kritis Nasional Melalui Blok Melawi dan Boyan Hulu

8 Juli 2026
PLN EPI Bangun Ekosistem Biomassa di Kalimantan

PLN EPI Bangun Ekosistem Biomassa di Kalimantan

6 April 2026
PGE Lampaui Target Pendapatan dan Tegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih Nasional

PGE Lampaui Target Pendapatan dan Tegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih Nasional

4 November 2025

Pemerintah, kata Harris, akan menjadikan EBT sebagai salah satu kegiatan dalam program pemulihan ekonomi nasional. “Percepatan pengembangan EBT tetap harus mempertimbangkan realitas kebutuhan energi dan kondisi perekonomian hari ini,” ujar Harris.

Harris menambahkan, ada beberapa strategi pecepatan EBT di Indonesia. “Pertama subtitusi energi primer. Kita galakan penggunaan B30 dan B50,” katanya.

Kedua, lanjut dia, konversi energi primer fosil menjadi energi terbarukan. Misalnya, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara digantikan dengan Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Kita juga bisa menggunakan biogas dan pellet kayu untuk memasak, menggantikan gas elpiji,” kata Harris.

Terakhir, ada penambahan kapasitas EBT. Hal ini dilakukan unutk memenuhi permintaan EBT yang terus meningkat. “Pemerintah Indonesia memfokuskan penambahan kapasitas EBT ini ke pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sumba, NTT,” ujar Harris.

Proyek PLTS ini ditargetkan akan menghasilkan daya sebesar 13,57 gigawatt. Selain itu, dibangun pula PLTS di beberapa wilayah di Indonesia lainnya, seperti Kalimantan Barat dan Bangka Belitung. P. NITYAKANTI

Share9SendTweet6
Previous Post

Indonesia Butuh Kebijakan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Next Post

Sandal Hotel Ramah Lingkungan Peluang Ekonomi Baru

Next Post

Sandal Hotel Ramah Lingkungan Peluang Ekonomi Baru

Utang Luar Negeri Indonesia Capai 413,4 Miliar Dolar AS

Utang Luar Negeri Indonesia 413,4 Miliar Dolar AS

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

15 Juli 2026
BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

15 Juli 2026
Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

15 Juli 2026
DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

15 Juli 2026
Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

14 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    981 shares
    Share 392 Tweet 245

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.