• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Maret 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Indonesia Butuh Kebijakan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

by Fiani Sukarta
14 Desember 2020
Indonesia Butuh Kebijakan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
26
SHARES
162
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Tantangan perekonomian dunia di masa depan diprediksi akan berubah total dibandingkan beberapa tahun ke belakang, apalagi ditambah adanya pandemi covid-19 yang mengguncang sektor ekonomi global.

Kepala Subbidang Pendanaan Perubahan Iklim Lainnya Kementerian Keuangan Noor Syaifudin mengatakan, pandemi covid-19 berdampak negatif pada sisi permintaan dan penawaran serta memberikan efek domino ke berbagai aspek. Hal itu dia sampaikan dalam Webinar bertajuk “Membangun Indonesia Lebih Hijau & Tangguh dalam Rangka Pemulihan COVID-19 dengan Pembangunan Rendah Karbon”, Senin (14/12).

BACA JUGA

Ketika Green Financing Indonesia Jadi Rebutan Luar, Lokal Masih Ogah Bergerak

Ketika Green Financing Indonesia Jadi Rebutan Luar, Lokal Masih Ogah Bergerak

10 Maret 2026
Energi Terbarukan Pertamina Dongkrak Ekonomi Petani Ulubelu Lampung

Energi Terbarukan Pertamina Dongkrak Ekonomi Petani Ulubelu Lampung

28 Oktober 2025
Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025

“Tantangan di bidang ekonomi di masa depan akan semakin tak terduga. Oleh karena itu, kita butuh kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Noor.

Pandemi dan perubahan iklim harus mendorong kebijakan yang ramah lingkungan agar sektor ekonomi dapat berjalan lebih stabil. “Virus covid-19 masih eskalatif dan kita belum tahu kapan ini berakhir. Memang sudah ada vaksin, tetapi belum teruji dengan benar efektivitasnya,” ujarnya.

Noor menilai perbaikan ekonomi yang berkelanjutan masih terus berjalan. Bahkan, konsumsi masyarakat membaik di kuartal terakhir tahun 2020. “Selain itu, kinerja UMKM mulai membaik, apalagi ada stimulus dari pemerintah. Namun, beberapa korporasi besar masih menghadapi tantangan di tengah rendahnya permintaan dan aktivitas ekonomi,” tutur dia.

Maka dari itu, ekonomi hijau menjadi kunci akselerator reformasi struktural. Apalagi, terjadi peningkatan tren kerjasama internasional terkait perbaikan lingkungan, seperti Paris Agreement pada 2016. “Green economy menguntungkan tak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi sektor ekonomi itu sendiri. Di Indonesia, instrument pembiayaan seperti Green Bond juga semakin populer,” kata dia.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Green Bond adalah efek bersifat utang yang dana hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai atau membiayai ulang sebagian atau seluruh kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan (KUBL).
Selain itu, kata Noor, pemerintah terus berfokus untuk mensosialisasikan kebijakan hidup berkelanjutan pada sektor pendidikan. “Hal ini dilakukan agar SDM Indonesia semakin kenal dan sadar akan pelestarian lingkungan.” P. NITYAKANTI

Share10SendTweet7
Previous Post

Industri Pelayaran Belum Pulih

Next Post

Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Next Post
Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Pemerintah Bakal Percepat Penerapan Energi Baru Terbarukan

Sandal Hotel Ramah Lingkungan Peluang Ekonomi Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Satu Tahun Danantara Indonesia: ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda melalui 2.000 Paket Sekolah

Satu Tahun Danantara Indonesia: ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda melalui 2.000 Paket Sekolah

12 Maret 2026
Mendagri Tito Karnavian Tutup KURMA 2026 Dorong Digitalisasi ZISWAF Di Tanjungpinang

Mendagri Tito Karnavian Tutup KURMA 2026 Dorong Digitalisasi ZISWAF Di Tanjungpinang

12 Maret 2026
Bakti Sosial Donor Darah dan Sembako Murah Digelar di Plaza Central Pekanbaru

Bakti Sosial Donor Darah dan Sembako Murah Digelar di Plaza Central Pekanbaru

12 Maret 2026
Prof Mirza Tabrani Dilantik Sebagai Rektor USK Periode 2026–2031

Prof Mirza Tabrani Dilantik Sebagai Rektor USK Periode 2026–2031

12 Maret 2026
UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN Peminat Terbanyak SPAN-PTKIN 2026

UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN Peminat Terbanyak SPAN-PTKIN 2026

12 Maret 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Apple Luncurkan iPhone 17e dengan Chip A19 dan Dukungan MagSafe

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim Di IKN

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • SMBC Indonesia Catat Pertumbuhan Kinerja dan Perkuat Fundamental Bisnis Sepanjang 2025

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.