• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit

by SDGS Admin
15 September 2026
Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit
21
SHARES
134
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Lamongan, Kabar SDGs – Ratusan warga Perumahan Graha Indah, Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, menyampaikan protes atas dugaan pencemaran debu yang diduga berasal dari aktivitas pabrik pengolahan dolomit di Desa Drajat. Sepanjang September 2026, warga mengaku harus berhadapan dengan debu putih yang masuk ke kawasan permukiman hampir setiap hari.

Kondisi tersebut disebut semakin terasa ketika kemarau ekstrem berlangsung. Debu tidak hanya menempel pada rumah dan kendaraan, tetapi juga mengotori tanaman yang berada di sekitar permukiman. Lokasi perumahan yang berbatasan langsung dengan kawasan pabrik membuat warga merasakan dampak tersebut secara langsung.

BACA JUGA

PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

PM2.5 Surabaya Masuk Kategori Tidak Sehat Pada Pagi Hari

18 Oktober 2026
Overcapacity Jadi Kendala Pengguna Transportasi Publik

Overcapacity Jadi Kendala Pengguna Transportasi Publik

18 September 2023
Pidana Penjara dan Denda bagi Pelaku Emisi

Pidana Penjara dan Denda bagi Pelaku Emisi

18 September 2023

Ketua RT Perumahan Graha Indah, Roni Sumitro, menggambarkan kondisi yang dialami warga dengan menunjukkan tebalnya lapisan debu putih yang menempel pada bagian atap rumah.

“Kami hidup bersama racun debu! Rumah kami bukan gudang debu! Pohon saja tak bisa bernapas, apalagi kami,” protes Ketua RT Perum Graha Indah, Roni Sumitro, sambil menunjukkan lapisan debu putih yang menempel tebal di atap rumah warga.

Kekhawatiran terhadap kemungkinan dampak kesehatan akibat paparan debu dalam jangka panjang mendorong warga menyuarakan aksi bertajuk “Stop Polusi Dolomit”. Mereka meminta perusahaan melakukan evaluasi terhadap proses pengolahan serta sistem penyaringan material yang digunakan.

Warga juga mendesak perusahaan memasang alat pengendali debu atau dust collector. Peralatan tersebut dinilai diperlukan untuk mengurangi penyebaran partikulat dari aktivitas pengolahan ke lingkungan permukiman.

Selain meminta perusahaan mengambil langkah penanganan, warga berharap Pemerintah Desa Paciran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan ikut turun ke lokasi. Pemerintah diminta menjadi mediator sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lingkungan, termasuk pengujian kualitas atau baku mutu udara di wilayah yang terdampak.

Menanggapi laporan tersebut, DLH Kabupaten Lamongan menyatakan akan melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Sekretaris DLH Kabupaten Lamongan, Inganatul Muhimmah, S.T., M.T., yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Lamongan, Etik Sulistyani, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya baru memperoleh informasi mengenai keluhan warga tersebut.

“Kami baru terima informasi kaitan hal tersebut siang ini, Senin kami akan cek lapangan. Secara umum, kegiatan pengolahan kapur harus memasang alat pengendali emisi berupa dust collector atau cyclone,” tegas Inganatul saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).

Ia menjelaskan, perangkat pengendali emisi memiliki fungsi menangkap partikulat agar tidak langsung terlepas dan menyebar ke lingkungan sekitar kegiatan industri.

Selain memeriksa kondisi debu di kawasan permukiman, DLH Lamongan akan mengecek kepatuhan lingkungan perusahaan. Pemeriksaan tersebut mencakup persetujuan lingkungan, pelaksanaan komitmen pengelolaan emisi serta berbagai kewajiban lain terkait pengelolaan lingkungan hidup.

“Kami akan pastikan kepemilikan persetujuan lingkungan kegiatan tersebut, komitmen pengelolaan emisi, dan komitmen lingkungan hidup lainnya. Kalau melihat aduannya, ini cukup parah debunya lepas ke pemukiman,” pungkasnya.

Pemeriksaan lapangan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan di sekitar Perumahan Graha Indah. Hasil pengecekan juga akan menjadi dasar untuk memastikan apakah keluhan warga berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap ketentuan pengelolaan lingkungan atau adanya persoalan teknis pada sistem pengendalian emisi pabrik.

Share8SendTweet5
Previous Post

Dinkes Batu Gencarkan Temuan Kasus TBC

Next Post

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Next Post
Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

1 November 2026
Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

1 November 2026
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

1 November 2026
Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

1 November 2026
Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

1 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4132 shares
    Share 1653 Tweet 1033
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4169 shares
    Share 1668 Tweet 1042
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3521 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4160 shares
    Share 1664 Tweet 1040

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.