• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Presiden ACT: Bangkitkan Optimistis Bangsa di Tengah Pandemi Covid-19

by Editor
30 September 2020
Presiden ACT: Bangkitkan Optimistis Bangsa di Tengah Pandemi Covid-19

Presiden ACT Ibnu Khajar disela-sela peluncuran Gerakan Nasional Bangkit Bangsaku di Kompleks Universitas Indonesia, Rabu (30/9/2020). Foto: IST

71
SHARES
442
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — “Bangkit Bangsaku: Habis Gelap Bangkitkan Terang”, tagline gerakan nasional untuk menularkan sikap optimistis dari ACT yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk optimis dan bersikap positif dalam menatap masa depan.

“Sikap optimis diharapkan dimiliki oleh setiap masyarakat Indonesia untuk menapaki kehidupan dan menghidupkan sejuta harapan. Keterlibatan seluruh elemen bangsa seyogyanya membuat masalah terlihat kecil dan dapat teratasi. Insyaallah, optimisme juga membukakan jalan-jalan kemudahan,” ungkap Presiden ACT Ibnu Khajar saat mendeklarasikan acara peluncuran gerakan nasional “Bangkit Bangsaku”, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA

Perwakilan Anggota Serikat Pekerja PT NOK Indonesia menyerahkan wakaf tunai kepada Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana dalam acara Bekasi Berwakaf, Minggu (20/12). FOTO|ACT Bekasi

ACT Bekasi Ajak Masyarakat Bangun Sumur Wakaf

22 Desember 2020

Menurut dia, Gerakan Bangkit Bangsaku akan fokus pada penyelamatan tiga sektor vital yang kini sangat terdampak pandemi, yakni sosial, ekonomi, dan kesehatan.

Di sektor sosial, kata Ibnu, ACT lanjut menopang kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, utamanya pangan, melalui sejumlah program pangan. Hal ini mengingat pangan menjadi kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemi ini akibat keterpurukan ekonomi keluarga.

“Kami akan terus mendampingi masyarakat Indonesia, memastikan stok pangan dari hulu ke hilir tersedia, sehingga seluruh masyarakat dapat terbantu,” jelasnya.

Misalnya saja di bagian hulu, kami fokus pada pendampingan para produsen pangan seperti petani, nelayan, dan sebagainya agar produksi pangan terus berlanjut. Hasil produksi pangan tersebut nantinya akan menjadi suplai untuk masyarakat di bagian hilir. Semua ini insyaallah akan menjangkau masyarakat urban dan pelosok negeri,” imbuh Ibnu.

Adapun program-program pangan tersebut di antaranya Lumbung Beras Wakaf, Lumbung Ternak Wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Care line, dan lainnya. Tidak hanya pangan, penyelamatan di sektor sosial juga mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai prasejahtera di Indonesia.

Sementara di sektor ekonomi, jelas Ibnu, ACT lanjut membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi. Hal ini diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak disokong dari sektor UMKM.

Di sektor kesehatan, ikhtiar preventif terhadap penyebaran virus corona terus digencarkan. Sejumlah ikhtiar tersebut antara lain aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus Covid-19.

“Bangsa kita butuh disemangati sebuah gerakan, penyadaran terhadap berbagai permasalahan, pembuka jalan solusi dan implementasi nyata, serta penjaga optimisme tetap menyala. Seluruh aksi ini membutuhkan kolaborasi besar berbagai elemen masyaraka,” tegas Ibnu.

Share28SendTweet18
Previous Post

2.000 Bencana Warnai Indonesia Selama Januari-September 2020

Next Post

Ribuan Mahasiswa Dapat Beasiswa Dari BI

Next Post
Bank Indonesia

Ribuan Mahasiswa Dapat Beasiswa Dari BI

BNPB: Perlu Kepercayaan Diri Pemda untuk Kurangi Risiko Bencana

BNPB: Perlu Kepercayaan Diri Pemda untuk Kurangi Risiko Bencana

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

23 Juni 2026
Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

23 Juni 2026
YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

23 Juni 2026
Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo

Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo

23 Juni 2026
Stasiun JIS Diresmikan, Permudah Akses Menuju Stadion

Stasiun JIS Diresmikan, Permudah Akses Menuju Stadion

23 Juni 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    488 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    518 shares
    Share 207 Tweet 130
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    483 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    479 shares
    Share 192 Tweet 120

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.