• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo

by SDGS Admin
23 Juni 2026
Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo
20
SHARES
125
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kuantan Singingi, Kabar SDGs – Seekor tapir sumatera (Tapirus indicus) jantan dengan bobot sekitar 300 kilogram ditemukan mati di tepi jalan koridor milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Peristiwa ini kembali menyoroti dampak pembangunan infrastruktur yang melintasi kawasan habitat satwa liar dan pentingnya upaya perlindungan terhadap satwa dilindungi.

Lokasi penemuan bangkai tapir berada sekitar dua kilometer dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Kedekatan lokasi tersebut dengan kawasan konservasi menunjukkan bahwa jalur transportasi yang digunakan untuk aktivitas logistik perusahaan berada di area yang juga menjadi lintasan alami satwa liar.

BACA JUGA

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Ekor Burung

30 Juli 2026
Cianjur Gratiskan Layanan Kesehatan Hewan

Cianjur Gratiskan Layanan Kesehatan Hewan

24 April 2026
Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

12 April 2026

Hasil pemeriksaan di lapangan mengindikasikan bahwa kematian tapir tersebut diduga akibat tertabrak kendaraan yang melintas di jalan koridor. Dugaan itu diperkuat setelah tim pemeriksa tidak menemukan tanda-tanda perburuan maupun luka yang disebabkan oleh senjata.

Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Ujang Holisudin mengatakan, “Tapir ditemukan di pinggir jalan dengan luka benturan pada bagian belakang tubuh. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan indikasi perburuan.”

Tim Wildlife Rescue Unit yang melakukan pemeriksaan terhadap bangkai satwa menemukan sejumlah cedera serius pada bagian panggul, paha kiri, dan perut sebelah kanan. Benturan keras yang dialami satwa juga menyebabkan pendarahan terbuka yang terlihat keluar melalui hidung sebelum akhirnya tapir tersebut mati di lokasi kejadian.

Kejadian ini kembali memunculkan perhatian terhadap pengelolaan kawasan hutan produksi dan area konsesi yang berbatasan dengan wilayah konservasi. Keberadaan jalan yang membelah habitat satwa tanpa dukungan langkah mitigasi yang memadai dinilai meningkatkan risiko konflik antara aktivitas manusia dan kehidupan satwa liar.

Berbagai upaya pencegahan seperti pemasangan rambu peringatan, pembatasan kecepatan kendaraan, hingga pembangunan jalur khusus atau terowongan satwa dinilai penting untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan fauna endemik Sumatera.

Sebagai bagian dari prosedur penanganan satwa mati, bangkai tapir telah dikuburkan di sekitar lokasi penemuan guna mencegah kemungkinan penyebaran penyakit. BBKSDA Riau juga mendorong perusahaan serta pengguna jalan yang beroperasi di sekitar kawasan habitat Tesso Nilo agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap armada kendaraan, terutama pada waktu-waktu yang berpotensi menjadi periode aktif pergerakan satwa liar.

Share8SendTweet5
Previous Post

Stasiun JIS Diresmikan, Permudah Akses Menuju Stadion

Next Post

YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

Next Post
YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

Discussion about this post

NEWS UPDATE

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026
Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1511 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1790 shares
    Share 716 Tweet 448
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1490 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1540 shares
    Share 616 Tweet 385

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.