• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

TPST Tegalega Mampu Ubah 25 Ton Sampah Perhari Jadi Bahan Bakar Industri Semen

by SDGS Admin
22 Januari 2025
TPST Tegalega Mampu Ubah 25 Ton Sampah Perhari Jadi Bahan Bakar Industri Semen
37
SHARES
232
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bandung, Kabar SDGs – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegalega kini memiliki kapasitas untuk mengolah maksimum 25 ton limbah setiap hari menjadi bahan bakar alternatif bagi industri semen.

Informasi ini disampaikan ketika Pejabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara, melakukan evaluasi langsung terhadap operasional TPST pada tanggal 14 Januari 2025.

BACA JUGA

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

30 Maret 2026
DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

28 Februari 2026
PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

26 Februari 2026

“Proses pendampingan dan operasional TPST Tegalega telah kami amati. Uji coba operasionalnya sudah rampung, dan berbagai mesin yang ada di sini berfungsi dengan baik. Saat ini, kapasitas pengolahan mencapai antara 22 hingga 25 ton setiap hari. Hasil olahannya digunakan sebagai bahan bakar untuk industri semen,” tuturnya.

TPST Tegalega berperan penting dalam sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung. Limbah yang diolah bukan berasal dari rumah tangga secara langsung, melainkan dari hasil seleksi yang dilakukan di Tempat Penampungan Sampah (TPS) lainnya serta sampah yang diambil dari taman-taman di kota.

Sampah yang diproses terdiri dari residu yang sudah disortir, daun, ranting, serta limbah organik lainnya.

Koswara menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak sumbernya. Jika limbah sudah dipisahkan sejak dari rumah, maka proses pengolahan akan menjadi lebih teratur.

“Namun, ketika sampah berasal dari sumber, masih perlu untuk dipilah kembali di TPS sebelum dikirim ke TPST Tegalega. Ini menambah beban kerja yang harus dilakukan dua kali,” ungkapnya.

Di TPST Tegalega, sampah yang sudah dipisahkan akan menjalani proses lanjutan, seperti penghalusan dan pencampuran dengan komposisi tertentu.

Hasil akhir dari proses ini adalah bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk industri semen, yang berfungsi sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Dengan pemanfaatan optimal TPST Tegalega, ia berharap dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung keberlanjutan industri melalui solusi berbasis ekonomi sirkular.

Koswara menilai, keterlibatan masyarakat dalam memilah limbah sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan kesuksesan pengelolaan sampah di kota.

“Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk memisahkan sampah. Oleh karena itu, kami juga mendukung ekosistem di Kota Bandung,” pungkasnya.

Share15SendTweet9
Previous Post

Hasyim Djojohadikusumo Dewan Penyantun, Dukungan Stakeholder Diharap Bisa Memajukan Museum dan Cagar Budaya

Next Post

BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

Next Post
BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

BGA Bersama IDH Gelar Festival Buah Durian dan Olahan Pangan Khatulistiwa

Wamenekraf berdiskusi dengan Forum Jazz Indonesia untuk menjodohkan musik jazz dengan 17 subsektor ekraf lainnya.

Kemenekraf Janji Carikan Mitra Kolaborasi Forum Jazz Indonesia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026
Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

20 April 2026
Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

20 April 2026
Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

20 April 2026
ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif

ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.