• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Animalium Bogor, Tempat Belajar Sambil Berwisata di Museum Satwa

by SDGS Admin
30 Juni 2023
Animalium Bogor, Tempat Belajar Sambil Berwisata di Museum Satwa
96
SHARES
599
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BOGOR, KabarSDGs – Animalium, sebuah fasilitas riset yang dimiliki oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas ini dirancang untuk melakukan riset terhadap satwa liar dengan dukungan dari BRIN. Animalium menawarkan konsep “eduwisata”, di mana pengunjung dapat belajar sambil berwisata di dalam museum satwa dan melihat satwa-satwa hidup.

Marketing Public Relations Animalium, Rica Crystaliani menjelaskan, keunikan Animalium dibandingkan dengan tempat wisata lainnya adalah bahwa satwa liar di sana tidak hanya diteliti oleh para peneliti, tetapi juga dirawat dan ditampilkan kepada pengunjung sebagai sarana pembelajaran.

BACA JUGA

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

11 Agustus 2026
Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

25 Februari 2026
Strategi Go-Public & Holding Rumah Sakit di Jawa Barat

Strategi Go-Public & Holding Rumah Sakit di Jawa Barat

27 Mei 2025

“Terdapat ratusan koleksi satwa liar di Animalium, termasuk burung, ikan, reptil, serangga, dan mamalia,” ujarnya dalam siaran tertulis BRIN.

Rica menjelaskan, pengunjung yang membeli paket edukasi akan mendapatkan sebuah binder yang berisi soal-soal dan pertanyaan tentang satwa, dengan jawabannya dapat ditemukan di Animalium. Animalium juga memiliki 5 lobi, 5 exhibit, dan 5 kandang burung aviary.

“Kandang burung aviary tersebut dirancang menyerupai habitat asli burung, termasuk lantai hutan, sungai, burung pemangsa, dan jenis habitat lainnya,” ungkapnya.

Animalium terletak di atas lahan seluas 1,5 hektar dan dibuka untuk pengunjung pada bulan Maret 2023. Rica menyatakan bahwa koleksi satwa liar akan terus bertambah, dengan rencana penyelesaian fasilitas pada bulan Juli dan grand opening.

“Antusiasme masyarakat terhadap Animalium cukup positif, terutama selama musim libur sekolah seperti sekarang,” jelasnya.

Harga tiket masuk Animalium bervariasi, mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung pada paket edukasi yang dipilih. Animalium buka setiap hari, kecuali Senin, dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Pada hari Senin, dilakukan perawatan untuk satwa dan lingkungan di Animalium.

Salah satu pengunjung, Novianto, menyebutkan bahwa ia datang ke Animalium untuk mengenalkan anaknya yang berusia dua tahun pada satwa liar.

“Animalium tempat yang bagus, meskipun fasilitasnya belum lengkap,” ujarnya.

Ia menerangkan, informasi tentang Animalium ia dapatkan melalui media sosial Instagram.

Share38SendTweet24
Previous Post

Menpora: Piala Dunia U-17 Menjadi Peluang yang Baik bagi Pemain Muda Indonesia

Next Post

Pelaku UMKM Harus Jaga Data Digital untuk Menghindari Kejahatan Cyber

Next Post
Pelaku UMKM Harus Jaga Data Digital untuk Menghindari Kejahatan Cyber

Pelaku UMKM Harus Jaga Data Digital untuk Menghindari Kejahatan Cyber

Pemerintah Targetkan Indonesia 75 Persen Bebas Malaria pada 2024

Pemerintah Targetkan Indonesia 75 Persen Bebas Malaria pada 2024

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026
Karhutla Lereng Semeru Meluas Capai 592 Hektare

Karhutla Lereng Semeru Meluas Capai 592 Hektare

3 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2581 shares
    Share 1032 Tweet 645
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2285 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2320 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2262 shares
    Share 905 Tweet 566
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2278 shares
    Share 911 Tweet 570

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.