• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

by SDGS Admin
4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan
19
SHARES
121
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bandung, Kabar SDGs – PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) melakukan penyesuaian dalam pengelolaan kas perusahaan dengan tidak lagi menempatkan kas di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Produsen berbagai peralatan medis seperti stetoskop, tensimeter, masker, dan bouffant cap tersebut menjelaskan perubahan itu dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait koreksi laporan keuangan periode 31 Maret 2026.

Corporate Secretary PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Yenny Marlina mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan tidak adanya aktivitas transaksi perseroan melalui Bank Mandiri maupun PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

BACA JUGA

IATA Tegaskan Tak Lagi Terafiliasi dengan MNC Group

IATA Tegaskan Tak Lagi Terafiliasi dengan MNC Group

13 Oktober 2026
Waskita Beton Siapkan Tiga Langkah Pulihkan Kondisi Keuangan

Waskita Beton Siapkan Tiga Langkah Pulihkan Kondisi Keuangan

28 September 2026
Coway Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Surabaya

Coway Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Surabaya

28 September 2026

“Perseroan tidak pernah melakukan transaksi di kedua bank tersebut,” kata Yenny dalam penjelasan kepada BEI.

Menurut Yenny, aktivitas pembayaran kepada pemasok dan penerimaan dana dari pelanggan selama ini dilakukan melalui PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Oleh karena itu, perseroan memilih memusatkan aktivitas perbankannya pada bank yang digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

“Langkah ini dilakukan untuk menekan biaya administrasi transaksi antarbank,” ujar Yenny.

Dalam menjalankan pengelolaan keuangan, Hetzer Medical Indonesia menyatakan tetap menggunakan pendekatan yang hati-hati. Perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran kas untuk memastikan kebutuhan operasional serta kewajiban perusahaan tetap dapat dipenuhi.

Rata-rata saldo kas dan bank perseroan pada akhir bulan tercatat sebesar Rp350,06 juta. Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga likuiditas perusahaan ketika kondisi pasar masih menjadi tantangan bagi pengembangan beberapa lini usaha.

Selain posisi kas, pengelolaan piutang usaha juga menjadi perhatian manajemen. Perseroan melakukan penagihan secara aktif dengan mengingatkan pelanggan mengenai jatuh tempo pembayaran serta melakukan komunikasi melalui sambungan telepon maupun pertemuan secara langsung.

Untuk kondisi tertentu, pelanggan juga dapat diberikan opsi pembayaran secara bertahap guna membantu mempercepat penyelesaian kewajiban. Sementara terhadap piutang yang telah melewati jatuh tempo lebih dari 90 hari, perseroan melakukan pendekatan secara intensif untuk memperoleh kepastian pembayaran.

Manajemen menyebut keterlambatan pembayaran dari pelanggan antara lain dapat terjadi ketika pihak tersebut sedang mengalami tekanan finansial atau masih menunggu pencairan pembayaran dari pihak lainnya. Kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap waktu pembayaran kewajiban kepada Hetzer Medical Indonesia.

Di sisi penjualan, perseroan mencatat perkembangan positif hingga 30 Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh bertambahnya permintaan masker dalam volume yang lebih besar.

Pertumbuhan pesanan masker didukung oleh hadirnya distributor baru serta kelanjutan hubungan bisnis dengan distributor yang telah bekerja sama dengan perseroan sebelumnya. Selain produk alat kesehatan, tambahan pendapatan juga diperoleh dari jasa machining.

Secara kumulatif, pendapatan Hetzer Medical Indonesia selama Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp11,53 miliar. Untuk mempertahankan pertumbuhan tersebut sekaligus meningkatkan keuntungan, perusahaan menyiapkan sejumlah langkah pengembangan usaha.

Strategi tersebut antara lain memperluas pemasaran melalui kanal pasar modern, menambah jumlah distributor, serta mengoptimalkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan yang berasal dari kegiatan usaha baru. Perseroan juga melakukan efisiensi terhadap biaya operasional sehingga pertumbuhan pendapatan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap profitabilitas.

Di tengah upaya meningkatkan kinerja, Hetzer Medical Indonesia mengungkapkan bahwa sejumlah kegiatan usaha berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) belum berjalan secara komersial. Kegiatan dengan KBLI 30921, 32501, 32502, dan 26602 hingga kini belum direalisasikan dalam kegiatan operasional.

Beberapa faktor menjadi pertimbangan manajemen dalam pengembangan lini usaha tersebut. Di antaranya kondisi pasar yang belum sepenuhnya mendukung, kebutuhan modal awal yang cukup besar, serta biaya yang diperlukan untuk proses perizinan.

Perseroan juga mempertimbangkan kondisi belanja alat kesehatan nasional yang masih banyak bergantung pada anggaran pemerintah. Kebijakan pengetatan anggaran pemerintah turut menjadi faktor yang diperhitungkan dalam menentukan langkah pengembangan bisnis.

Atas berbagai pertimbangan tersebut, manajemen memilih melakukan evaluasi kembali terhadap prospek komersial sejumlah kegiatan usaha sebelum merealisasikannya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi keuangan perusahaan tetap sehat dan memastikan penggunaan dana dilakukan secara terukur.

“Perseroan memilih bersikap hati-hati dan mengkaji ulang kelayakan komersialnya demi menjaga likuiditas serta stabilitas keuangan perseroan,” jelas manajemen.

Belum berjalannya sejumlah kegiatan usaha tersebut membuat pendapatan yang sebelumnya diproyeksikan dari lini bisnis berdasarkan KBLI terkait belum dapat direalisasikan. Perseroan pun masih memprioritaskan pengelolaan likuiditas, penguatan penjualan, efisiensi operasional, serta evaluasi bertahap terhadap peluang pengembangan bisnis berikutnya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Next Post

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Next Post
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4160 shares
    Share 1664 Tweet 1040
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3222 shares
    Share 1289 Tweet 806
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3772 shares
    Share 1509 Tweet 943
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.