• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

by Riski Yanti
4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026
17
SHARES
106
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tangerang, KabarSDGs – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) kembali memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) penerbangan global, melalui penyelenggaraan Indonesia-ICAO Developing Countries Training Programme (DCTP) 2026.

Program ini, diikuti 60 profesional penerbangan dari 24 negara anggota International Civil Aviation Organization (ICAO).

BACA JUGA

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

19 Oktober 2026
Kemenhub Terus Melakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla

19 Oktober 2026
Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

19 Oktober 2026

Penyelenggaraan Indonesia-ICAO DCTP 2026 merupakan tahun keenam keterlibatan aktif Indonesia dalam program pengembangan kapasitas global ICAO.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak tanggal 31 Agustus s.d 4 September 2026 ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi profesional penerbangan sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang keselamatan dan pengembangan SDM penerbangan.

Kepala PPSDMPU, M. Abrar Tuntalanai, mengungkapkan bahwa melalui program ini Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung inisiatif pengembangan kapasitas global ICAO melalui penyelenggaraan program pelatihan berkualitas dan kerja sama internasional.

“Program ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi tenaga pelatihan dan profesional keselamatan penerbangan sekaligus mendorong penerapan ICAO Standards and Recommended Practices (SARPs). Penyelenggaraan DCTP 2026 juga sejalan dengan semangat ICAO melalui inisiatif “No Country Left Behind”, yang mendorong kesetaraan kesempatan bagi negara-negara anggota untuk meningkatkan kapasitas penerbangannya melalui pelatihan berkualitas dan kolaborasi internasional.” Ungkapnya.

Indonesia-ICAO DCTP 2026 diselenggarakan oleh PPSDMPU melalui Politeknik Penerbangan Surabaya bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg) melalui Program Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST).

Program tersebut merupakan salah satu upaya Indonesia dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan penguatan kapasitas dengan negara-negara berkembang.

Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Noviyanti, menyampaikan bahwa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta melalui pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan di organisasi masing-masing dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan penerbangan secara berkelanjutan.

“Program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan kompetensi yang relevan bagi peserta, tetapi juga membuka ruang untuk berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta memperkuat kerja sama antarprofesional penerbangan dari berbagai negara,” ujarnya.

Indonesia-ICAO DCTP 2026 mencakup empat program pelatihan, yaitu Development TPM for an ATO, Training Managers Course, Training Instructor Course, dan Ramp Safety Awareness.

Tiga program pertama dilaksanakan selama lima hari, sedangkan Ramp Safety Awareness berlangsung selama tiga hari.

Para peserta sebanyak 60 orang tersebut, berasal dari 24 negara antara lain Angola, Bangladesh, Burkina Faso, Ethiopia, Ghana, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Kenya, Liberia, Madagaskar, Malaysia, Namibia, Nigeria, Filipina, Rwanda, Sri Lanka, Sudan Selatan, Tanzania, Timor-Leste, Togo, Türkiye, Ukraina, dan Vietnam.

Seluruh pelatihan dilaksanakan secara tatap muka berbasis kelas dengan pendekatan yang mendorong interaksi langsung antara instruktur dan peserta.

Kegiatan diisi dengan diskusi, pembahasan kasus, pertukaran pengalaman, serta berbagi praktik terbaik di bidang penerbangan.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Suharto, di tempat terpisah menyampaikan bahwa kolaborasi yang dilakukan antara Kemenhub dan Kemsetneg dalam pemberian bantuan pelatihan untuk negara-negara berkembang dapat memperkuat kerja sama internasional dan memberikan manfaat bagi Indonesia dan negara mitra.

“Kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sekretariat Negara dalam penyelenggaraan Indonesia-ICAO DCTP 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan kapasitas sumber daya manusia di negara-negara berkembang pada sektor transportasi, khususnya penerbangan. Dan diharapkan kedepannya kolaborasi seperti ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat untuk Indonesia dan negara lain.” tegas Suharto.

Melalui Indonesia-ICAO DCTP 2026, Indonesia terus memperkuat perannya dalam pengembangan kapasitas SDM penerbangan global.

Kolaborasi Indonesia, ICAO, dan negara-negara peserta diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi profesional penerbangan serta memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan penerbangan sipil yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Share7SendTweet4
Previous Post

Karhutla Lereng Semeru Meluas Capai 592 Hektare

Next Post

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Next Post
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Wonderful Indonesia Perluas Pasar Usaha Kuliner Nusantara

19 Oktober 2026
PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

PLN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Bank Sampah Terang

19 Oktober 2026
Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

BP Batam Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Kawasan Nongsa

19 Oktober 2026
KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

KAI Suguhkan Warteg On Train di KA Batavia

19 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4159 shares
    Share 1664 Tweet 1040
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3221 shares
    Share 1288 Tweet 805
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3770 shares
    Share 1508 Tweet 943
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3869 shares
    Share 1548 Tweet 967
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3806 shares
    Share 1522 Tweet 952

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.