BOGOR, KabarSDGs – Animalium, sebuah fasilitas riset yang dimiliki oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berlokasi di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas ini dirancang untuk melakukan riset terhadap satwa liar dengan dukungan dari BRIN. Animalium menawarkan konsep “eduwisata”, di mana pengunjung dapat belajar sambil berwisata di dalam museum satwa dan melihat satwa-satwa hidup.
Marketing Public Relations Animalium, Rica Crystaliani menjelaskan, keunikan Animalium dibandingkan dengan tempat wisata lainnya adalah bahwa satwa liar di sana tidak hanya diteliti oleh para peneliti, tetapi juga dirawat dan ditampilkan kepada pengunjung sebagai sarana pembelajaran.
“Terdapat ratusan koleksi satwa liar di Animalium, termasuk burung, ikan, reptil, serangga, dan mamalia,” ujarnya dalam siaran tertulis BRIN.
Rica menjelaskan, pengunjung yang membeli paket edukasi akan mendapatkan sebuah binder yang berisi soal-soal dan pertanyaan tentang satwa, dengan jawabannya dapat ditemukan di Animalium. Animalium juga memiliki 5 lobi, 5 exhibit, dan 5 kandang burung aviary.
“Kandang burung aviary tersebut dirancang menyerupai habitat asli burung, termasuk lantai hutan, sungai, burung pemangsa, dan jenis habitat lainnya,” ungkapnya.
Animalium terletak di atas lahan seluas 1,5 hektar dan dibuka untuk pengunjung pada bulan Maret 2023. Rica menyatakan bahwa koleksi satwa liar akan terus bertambah, dengan rencana penyelesaian fasilitas pada bulan Juli dan grand opening.
“Antusiasme masyarakat terhadap Animalium cukup positif, terutama selama musim libur sekolah seperti sekarang,” jelasnya.
Harga tiket masuk Animalium bervariasi, mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung pada paket edukasi yang dipilih. Animalium buka setiap hari, kecuali Senin, dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Pada hari Senin, dilakukan perawatan untuk satwa dan lingkungan di Animalium.
Salah satu pengunjung, Novianto, menyebutkan bahwa ia datang ke Animalium untuk mengenalkan anaknya yang berusia dua tahun pada satwa liar.
“Animalium tempat yang bagus, meskipun fasilitasnya belum lengkap,” ujarnya.
Ia menerangkan, informasi tentang Animalium ia dapatkan melalui media sosial Instagram.











Discussion about this post