London, Kabar SDGs – Jalan raya dan landasan pacu di Inggris diperkirakan akan mengalami lonjakan aktivitas signifikan menjelang Natal, dengan puncak kepadatan terjadi pada Jumat ketika jutaan orang mulai melakukan perjalanan liburan. Organisasi transportasi memprediksi kombinasi perjalanan kerja, belanja, dan keberangkatan liburan lebih awal akan menjadikan hari tersebut sebagai hari paling padat di musim perayaan.
Organisasi otomotif memperkirakan jalan-jalan utama akan sangat sibuk, meskipun puncak keberangkatan liburan Natal diprediksi terjadi pada Sabtu dan malam Natal. Namun, kepadatan tertinggi justru diperkirakan terjadi pada Jumat karena beragam jenis perjalanan yang berlangsung bersamaan. Di sektor penerbangan, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris atau Civil Aviation Authority menyebut periode Natal tahun ini akan menjadi musim tersibuk sepanjang sejarah untuk perjalanan udara.
Asosiasi Otomotif Inggris, AA, memperkirakan sebanyak 24,4 juta mobil akan memadati jalan pada Jumat. Lembaga tersebut mencatat sekitar 72 persen anggotanya berencana berkendara pada hari itu untuk keperluan kerja maupun rekreasi. AA mengimbau pengendara agar merencanakan perjalanan dengan matang dan menyediakan waktu tambahan. Mekanik sekaligus juru bicara AA, Shaun Jones, menggambarkan situasi tersebut dengan kalimat, “Suasananya mulai benar-benar terasa seperti kemacetan di mana-mana.”
Survei yang dilakukan RAC menunjukkan sebagian besar pengendara yang mengambil libur Natal penuh akan bepergian pada hari berikutnya atau pada 24 Desember. Lebih dari empat juta perjalanan rekreasi dengan mobil diperkirakan terjadi pada masing-masing hari tersebut. RAC menyebut periode ini berpotensi menjadi masa keberangkatan tersibuk sejak pencatatan mereka dimulai.
Sejumlah titik diperkirakan menjadi lokasi kemacetan utama, antara lain ruas M25 searah jarum jam di wilayah barat London, M6 arah utara di sekitar Birmingham, M1 arah utara melewati Leicester, serta sebagian besar M60 searah jarum jam. Kepadatan lalu lintas juga berpotensi diperparah oleh pekerjaan teknik perkeretaapian yang dijadwalkan berlangsung selama libur akhir tahun, menyebabkan penutupan jalur dan stasiun utama.
Penumpang kereta api yang bepergian selama periode Natal hingga Tahun Baru diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal karena pekerjaan teknik dapat memicu keterlambatan panjang, dengan sebagian perjalanan dialihkan menggunakan bus pengganti. Pekerjaan di sejumlah ruas West Coast Main Line diperkirakan akan mengganggu dan menunda perjalanan antarkota antara London, Birmingham, Manchester, Liverpool, dan Skotlandia. Bus pengganti akan beroperasi antara Milton Keynes dan Rugby, sementara sebagian penumpang mungkin harus memutar melalui Sheffield di jalur Midland Main Line.
Gangguan tersebut akan memengaruhi perjalanan dari dan menuju London Euston pada periode 27 Desember hingga 4 Januari, serta layanan antara Skotlandia dan Inggris barat laut dari 1 hingga 14 Januari. Setelah penutupan Natal, pekerjaan lanjutan akan menyebabkan tidak adanya layanan kereta antara Leeds dan York hingga 2 Januari, serta antara Cambridge dan Bandara Stansted hingga 5 Januari.
Stasiun London Waterloo, salah satu yang tersibuk di Inggris, akan tetap ditutup hingga 28 Desember dan hanya melayani lebih sedikit kereta hingga 4 Januari. Stasiun Liverpool Street juga akan ditutup untuk layanan kereta utama hingga Hari Tahun Baru. Sementara itu, tidak ada layanan kereta di jalur Dunbartonshire dari Glasgow Queen Street ke Crianlarich hingga 2 Januari. Network Rail menyatakan sekitar 95 persen jaringan rel Inggris tetap beroperasi normal tanpa terdampak pekerjaan teknik.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, operator bus National Express menambah sekitar 45 ribu kursi selama periode liburan, termasuk lebih dari 10 ribu kursi pada rute Inggris barat laut–London. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat seiring gangguan layanan kereta.
Di sektor penerbangan, CAA memperkirakan sekitar 460 ribu orang akan berangkat dari bandara-bandara Inggris pada Jumat, dengan total sekitar tiga juta penumpang keluar negeri selama puncak musim liburan. Sekitar 160 ribu penumpang dijadwalkan terbang pada Hari Natal, meningkat 13 persen dibanding tahun lalu dan 72 persen lebih tinggi dibandingkan 2015. Jumlah penumpang sepanjang Desember diproyeksikan melampaui rekor 22 juta pada 2024.
Sementara itu, Pelabuhan Dover memperkirakan hampir 30 ribu mobil akan menyeberang ke luar negeri selama periode liburan, dengan puncak arus kendaraan terjadi antara pukul 06.00 hingga 13.00 dari Jumat hingga Minggu.












Discussion about this post