Asahan, Kabar SDGs – Upaya meningkatkan minat baca serta kualitas sumber daya manusia di wilayah pelosok terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Asahan. Salah satunya melalui layanan perpustakaan keliling yang ditinjau langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (01/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses literasi hingga ke wilayah yang jauh dari jangkauan fasilitas perpustakaan tetap. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan siswa terhadap bahan bacaan yang berkualitas.
Dalam peninjauan tersebut, Bunda Literasi didampingi oleh Ibu Wakil Bupati Asahan Ny. Juni Rianto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Camat Aek Ledong, serta Kepala Desa Padang Sipirok. Rombongan disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik yang memanfaatkan kehadiran perpustakaan keliling untuk membaca berbagai koleksi buku secara gratis.
Tidak hanya melakukan peninjauan, Ny. Yusnila juga berinteraksi langsung dengan para pelajar yang tengah membaca. Ia menegaskan pentingnya budaya membaca sebagai bekal utama dalam membangun masa depan generasi muda. “Membaca merupakan bekal utama dalam menambah wawasan. Melalui perpustakaan keliling ini, kita ingin memastikan layanan literasi tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan untuk menciptakan generasi Asahan yang cerdas dan berwawasan luas,” ujar Bunda Literasi dalam arahannya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, terlihat adanya peningkatan minat baca siswa setiap kali layanan perpustakaan keliling hadir. Koleksi buku yang disediakan dinilai sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar, sekaligus mampu menarik minat baca anak-anak. Selain itu, kegiatan membaca bersama yang dilakukan turut menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.
Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap efektivitas program layanan jemput bola yang dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan. Pemerintah daerah berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai langkah konkret dalam menekan angka buta aksara dan meningkatkan indeks literasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Aek Ledong.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan simbolis buku bacaan kepada pihak sekolah. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan lancar, sekaligus membawa semangat baru dalam penguatan literasi di Kabupaten Asahan.












Discussion about this post