Jember, Kabar SDGs – Festival Egrang XIV kembali digelar di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan peserta mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.
Festival yang diinisiasi komunitas Tanoker Ledokombo itu menjadikan permainan tradisional egrang sebagai pusat perhatian masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria turut hadir menyaksikan langsung jalannya festival bersama warga dan komunitas setempat.
“Ini kegiatan yang sangat bagus. Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Tanoker karena konsisten mengadakan Festival Egrang setiap tahun,” kata Nezar.
Menurutnya, keberlangsungan Festival Egrang hingga memasuki tahun ke-14 menunjukkan kuatnya ikatan sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat Ledokombo dan Kabupaten Jember.
Ia menilai festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas warga selama acara berlangsung.
“Festival ini berkembang menjadi aktivitas tahunan yang mendorong pertumbuhan ekosistem sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Nezar juga menyoroti pentingnya permainan tradisional di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin masif. Menurutnya, anak-anak tetap membutuhkan ruang bermain secara langsung agar kemampuan sosial dan emosional mereka dapat berkembang secara seimbang.
“Anak-anak perlu jeda dari gawai. Permainan egrang mengajarkan keseimbangan, kolaborasi, dan semangat bangkit setelah jatuh,” ucapnya.
Ia menambahkan, permainan tradisional menyimpan nilai-nilai penting yang dapat membentuk karakter generasi muda menjadi lebih tangguh dan percaya diri dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Jangan takut jatuh dan gagal. Anak-anak harus belajar bangkit kembali agar memiliki sikap mental yang baik ke depan,” pungkasnya.











Discussion about this post