Batam, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemerataan akses pendidikan melalui program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, di seluruh wilayah kota.
Program ini menjadi salah satu dari 15 prioritas yang diusung Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, yang menargetkan sebanyak 105.670 stel seragam dan baju melayu untuk dibagikan kepada para pelajar yang akan memulai jenjang pendidikan baru.
Rincian distribusi seragam meliputi 13.215 stel seragam dan 13.215 stel baju melayu untuk siswa SD negeri, serta jumlah yang sama masing-masing 13.119 stel untuk siswa SD swasta. Di tingkat SMP, siswa SMP negeri akan menerima 14.539 stel seragam dan baju melayu, sementara siswa SMP swasta mendapatkan 11.962 stel untuk masing-masing jenis pakaian.
Amsakar menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap generasi muda Batam. Ia menekankan bahwa tidak seharusnya seragam menjadi hambatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Kami ingin setiap anak di Batam memiliki kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian kami agar tidak ada lagi anak yang terkendala hanya karena urusan seragam,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Li Claudia menambahkan bahwa pemberian seragam baru di awal tahun ajaran bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga membangun semangat dan rasa percaya diri siswa.
“Anak-anak ini adalah masa depan Batam. Dengan seragam yang layak, mereka bisa memulai sekolah dengan lebih bersemangat dan percaya diri untuk menimba ilmu dan mengejar impian,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Pemko Batam menegaskan keseriusannya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan menjadikan Batam sebagai kota yang ramah, inklusif, dan kompetitif di kawasan regional.












Discussion about this post