• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

BRIN Kembangkan Aplikasi Onlimo, untuk Mengukur Tingkat Kebisingan Secara Real Time

by SDGS Admin
7 Juli 2023
BRIN Kembangkan Aplikasi Onlimo, untuk Mengukur Tingkat Kebisingan Secara Real Time
45
SHARES
280
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

TANGERAG SELATAN, KabarSDGs – Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan industri di kota-kota besar Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Namun, dampak negatif yang dihasilkan dari perkembangan tersebut salah satunya adalah kebisingan.

Menurut Sasa Sofyan Munawar, Kepala Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRLTB BRIN), kebisingan merupakan hal yang menarik dan perlu diperhatikan.

BACA JUGA

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

15 Februari 2026
Otorita IKN dan BRIN Kolaborasi Kaji Penamaan Rupa Bumi di Nusantara

Otorita IKN dan BRIN Kolaborasi Kaji Penamaan Rupa Bumi di Nusantara

21 Oktober 2025
YKAN dan BRIN Kerja Sama terkait Program Restorasi Ekosistem Gambut di Kalimantan Barat

YKAN dan BRIN Kerja Sama terkait Program Restorasi Ekosistem Gambut di Kalimantan Barat

4 Agustus 2023

“Saat ini, regulasi terkait kebisingan belum diperbarui sejalan dengan pertumbuhan industri. Kebisingan ini memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia, termasuk dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya dalam siaran tertulis BRIN.

Sofyan menerangkan, kota-kota besar dengan jumlah kendaraan yang tinggi dan adanya pemukiman di sekitar kompleks industri dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia. Namun, upaya dalam mengatasi masalah kebisingan ini masih minim dibandingkan dengan dampak lingkungan lainnya. Monitoring dan pengendalian kebisingan perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius.

“PRLTB BRIN melakukan berbagai riset dengan tujuan meningkatkan kontribusi dalam pemulihan dan peningkatan kualitas lingkungan. Riset-riset tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, terutama di Indonesia,” ungkapnya.

Menuruntnya, kolaborasi riset antara PRLTB BRIN dan para pemangku kepentingan di bidang teknologi lingkungan dan teknologi bersih juga diharapkan dapat terjalin.

Menurut Dodi Rusjadi, seorang peneliti di PRLTB BRIN, dirinya mendefinisikan kebisingan sebagai bunyi yang tidak diinginkan dan dapat mengganggu kesehatan manusia serta kenyamanan lingkungan.

“Kebisingan lingkungan berasal dari berbagai sumber bunyi yang berbeda dan dapat berubah seiring waktu,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Kementerian Lingkungan Hidup telah mengeluarkan Keputusan No 48 pada tahun 1996 yang mengatur tentang baku tingkat kebisingan.

“Baku tingkat kebisingan ini menetapkan batas maksimum tingkat kebisingan yang diperbolehkan dari kegiatan industri agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan lingkungan,” ungkapnya.

Sebagai upaya mengatasi masalah kebisingan, imbuhnyam PRLTB BRIN sedang mengembangkan riset yang melibatkan aplikasi Onlimo atau Online Monitoring Kebisingan Sound Level Meter (SLM).

“Alat ini digunakan untuk mengukur tingkat kebisingan secara real-time dengan menggunakan parameter tingkat kebisingan equivalen, minimum (Lmin), dan maksimum (Lmax),” ungkapnya.

Arini Wresta, seorang peneliti dari PRLTB BRIN membahas analisis kinerja reaktor anaerobik berbahan baku limbah tahu untuk pembuatan biogas.

“Indonesia memiliki potensi limbah tahu yang cukup besar, namun kurangnya instalasi pengolahan limbah menyebabkan pencemaran. Limbah tahu mengandung bahan organik yang tinggi dan memiliki kelebihan seperti tidak beracun bagi mikroba, kandungan protein yang dapat berfungsi sebagai buffer, dan kemampuan diolah secara kontinyu,” jelasnya.

Arini menerangkan, air limbah tahu dapat diolah menjadi biogas melalui reaktor anaerobik. Menurutnya, biogas yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sumber energi.

“Di beberapa daerah di Indonesia, seperti Banyumas, Probolinggo, dan BLH Jawa Tengah, telah dilakukan pembuatan reaktor unggun tetap dengan pendanaan dari Pemda Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Share18SendTweet11
Previous Post

Kominfo Dorong Transformasi Digital Nasional yang Inklusif, Memberdayakan dan Berkelanjutan

Next Post

Presiden Jokowi dan Menparekraf Apresiasi Papua Street Carnival

Next Post
Presiden Jokowi dan Menparekraf Apresiasi Papua Street Carnival

Presiden Jokowi dan Menparekraf Apresiasi Papua Street Carnival

Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional 2023 akan Dilaksanakan Secara Digital

Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional 2023 akan Dilaksanakan Secara Digital

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026
Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

14 Juni 2026
Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

14 Juni 2026
TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

13 Juni 2026
Ribuan Mangrove Ditanam untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

Ribuan Mangrove Ditanam untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

13 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    627 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    349 shares
    Share 140 Tweet 87
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    355 shares
    Share 142 Tweet 89

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.