• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
3 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Peneliti BRIN: Ancaman Sampah Mikroplastik Menghantui Kehidupan Manusia

by SDGS Admin
10 Juni 2023
Peneliti BRIN: Ancaman Sampah Mikroplastik Menghantui Kehidupan Manusia
58
SHARES
362
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Plastik merupakan salah satu material yang memiliki kekuatan dan fleksibilitas. Oleh karena itu, banyak perangkat yang digunakan saat ini terbuat dari plastik. Sayangnya, sampah plastik menjadi penyumbang terbesar dalam total 5.300 juta ton sampah yang dibuang di tempat pembuangan akhir atau di lingkungan alam di bumi.

Sampah plastik dari daratan seringkali berakhir di lautan, dengan jumlah limbah plastik sebesar 12 juta ton yang masuk ke laut setiap tahun. Jika tren ini berlanjut, diprediksi bahwa pada tahun 2050 akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan dunia.

BACA JUGA

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

15 Februari 2026
Otorita IKN dan BRIN Kolaborasi Kaji Penamaan Rupa Bumi di Nusantara

Otorita IKN dan BRIN Kolaborasi Kaji Penamaan Rupa Bumi di Nusantara

21 Oktober 2025
Aktivis Himbau Stop Buang Sampah di Sungai Balantieng yang Tercemar Mikroplastik

Aktivis Himbau Stop Buang Sampah di Sungai Balantieng yang Tercemar Mikroplastik

15 Juni 2025

Dalam acara Plastic Waste Education yang diadakan oleh PT Pertamina pada Rabu (7/6), Dwi Amanda Utami, peneliti Muda dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer pada Kelompok Riset Iklim dan Lingkungan Masa Lampau BRIN, menyampaikan hal tersebut.

“Sebagian besar limbah plastik yang mencemari lautan berupa mikroplastik,” ungkapnya.

Mikroplastik adalah partikel plastik dengan ukuran kurang dari 5 milimeter. Contohnya termasuk resin pelet dan microbeads. Menurut Dwi, mikrobeads primer biasanya ditemukan dalam produk perawatan pribadi, cat, dan bahan pembersih.

“Selain itu, ada juga mikroplastik sekunder yang terbentuk dari pecahan-pecahan limbah plastik yang lebih besar setelah mengalami fotodegradasi. Penggunaan plastik sekali pakai merupakan penyebab utama terbentuknya mikroplastik,” jelasnya.

Dwi meneruskan, mikroplastik ini membawa bahaya bagi biota laut. Ukurannya yang sangat kecil membuatnya tersebar di mana-mana, mulai dari perairan tropis hingga Arktik, dari pantai hingga laut dalam.

“Beberapa penelitian telah menemukan mikroplastik di Indonesia, baik di dalam perut ikan, perairan laut, sedimen sungai, estuari, maupun di lingkungan terumbu karang,” bebernya.

Menurut Dwi, mikroplastik dapat menjadi racun jika dikonsumsi oleh biota laut. Ia menekankan, mikroplastik telah ditemukan di dalam perut plankton dan bahkan ikan paus. Jika mamalia ini menelan mikroplastik, dapat merusak organ pencernaan, mengurangi cadangan energi, mengganggu sistem reproduksi, dan pada akhirnya menyebabkan kematian.

“Mikroplastik telah ditemukan pada makanan dan minuman. Beberapa penelitian di berbagai negara menemukan adanya mikroplastik dalam bir, madu, makanan kaleng, gula, dan garam. Mikroplastik memiliki potensi bahaya bagi kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Dwi, penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik mengandung zat tambahan yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, plastik dapat menyerap bahan kimia berbahaya yang terlarut dalam air. Semakin kecil ukuran partikel plastik, semakin efisien mereka dalam mengakumulasi racun.

Dwi juga menerangkan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi masalah peningkatan limbah plastik di Indonesia. Upaya tersebut meliputi mengubah perilaku dalam memilah sampah, mengurangi sampah di daratan dan pantai, meningkatkan regulasi, alokasi anggaran, serta melakukan riset dan pengembangan.

“Untuk mengurangi sampah plastik, kita dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendaur ulang limbah plastik, dan menggunakan kembali plastik yang telah digunakan. Jika memungkinkan, menggantikan penggunaan plastik dengan bahan lain yang lebih ramah lingkungan juga merupakan langkah yang dapat diambil,” pungkas Dwi.

Share23SendTweet15
Previous Post

Jubir Penangan Covid-19: Saat Ini Waktu Tepat untuk Penyesuaian Kebijakan Protokol Kesehatan

Next Post

Genome Editing, Teknologi Terbaru untuk Meningkatkan Tanaman Unggul

Next Post
Genome Editing, Teknologi Terbaru untuk Meningkatkan Tanaman Unggul

Genome Editing, Teknologi Terbaru untuk Meningkatkan Tanaman Unggul

Kominfo Ajak Penyuluh Informasi Publik Mencegah Penyebaran Hoaks Jelang Pemilu 2024

Kominfo Ajak Penyuluh Informasi Publik Mencegah Penyebaran Hoaks Jelang Pemilu 2024

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Teknologi

PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Teknologi

2 Agustus 2026
Kreasi Nila Bawa Batik Sidoarjo Tembus Pasar Internasional

Kreasi Nila Bawa Batik Sidoarjo Tembus Pasar Internasional

2 Agustus 2026
Yamaha Hadirkan MAXI Race di Yamaha Sunday Race 2026

Yamaha Hadirkan MAXI Race di Yamaha Sunday Race 2026

2 Agustus 2026
Bank BPD Bali Culture Run 2026 Padukan Olahraga Budaya dan Pariwisata

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Padukan Olahraga Budaya dan Pariwisata

2 Agustus 2026
Malaysia Dekati Status Negara Berpenghasilan Tinggi

Malaysia Dekati Status Negara Berpenghasilan Tinggi

2 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1313 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1321 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1321 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1301 shares
    Share 520 Tweet 325

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.